Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan mengatakan peluncuran T1 Syringe, jarum suntik halal pertama di Indonesia diproduksi secara lokal, tidak hanya menjadi peristiwa bisnis, tetapi juga platform nasional untuk edukasi dan advokasi penggunaan alat kesehatan halal dan berkualitas tinggi.
“Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian industri medis nasional serta meningkatkan kepercayaan pasar global terhadap produk kesehatan buatan Indonesia,” kata Ketua Tim Kerja Peningkatan dan Fasilitas TKDN Alat Kesehatan dan Penggunaan Alat Kesehatan Dalam Negeri Kementerian Kesehatan Zulfikar Biruni di Jakarta, Rabu.
Terumo Corporation bersama PT Oneject Indonesia secara resmi meluncurkan T1 Syringe, jarum suntik halal pertama di Indonesia yang diproduksi secara lokal dengan teknologi sterilisasi Electron Beam (E-Beam).
T1 Syringe hasil kolaborasi antara Terumo Corporation, produsen alat kesehatan berteknologi tinggi dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, dan PT Oneject Indonesia, pionir produsen Auto Disable Syringe (ADS) di Indonesia.
Baca juga: Komisi VII DPR dorong penguatan industri alkes buka lapangan kerja
Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional tenaga medis sehari-hari dengan tetap mengedepankan nilai kehalalan dan kualitas global.
Jarum suntik itu diproduksi menggunakan teknologi sterilisasi Electron Beam (E-Beam) yang bebas bahan kimia, tidak meninggalkan residu, serta lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan metode konvensional.
Teknologi ini memastikan setiap produk steril, aman, dan siap digunakan sejak meninggalkan fasilitas produksi.
Chairman and Managing Director Terumo Asia Holdings Toshiyuki Akaike mengatakan peluncuran ini menandai tonggak penting bagi industri alat kesehatan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global perangkat medis berkualitas tinggi.
“Melalui T1 Syringe, kami menghadirkan tiga komitmen utama: Halal, E-Beam Irradiation, dan Globally Trusted. Kami percaya layanan kesehatan harus inklusif, aman, dan berkelanjutan tanpa mengorbankan standar mutu internasional,” ujarnya.
President Director PT Oneject Indonesia Jahja Tear Tjahjana menjelaskan kolaborasi ini simbol integrasi nilai kehalalan, keselamatan pasien, keberlanjutan lingkungan, dan kualitas global dalam satu produk medis esensial.
Selain itu, katanya, menunjukkan kepercayaan global terhadap manufaktur alat kesehatan dalam negeri.
"T1 Syringe Terumo adalah jarum suntik halal pertama di Indonesia dengan sertifikasi halal untuk proses manufaktur lokal. Sertifikasi ini memastikan bahwa setiap pasien dapat menerima perawatan dengan ketenangan dan rasa aman sepenuhnya, sebagai bentuk wujud nilai menghargai individualitas dan keberagaman budaya," katanya.
PT Terumo Indonesia sebagai perusahaan kelas dunia dalam teknologi medis terus berperan dalam mengembangkan dunia medis Indonesia melalui komitmen berkontribusi kepada masyarakat melalui perawatan kesehatan serta dukungan untuk kebijakan pemerintah, berupa kemandirian industri medis nasional melalui penggunaan produk alat kesehatan dalam negeri yang berkualitas dan berdaya saing global.
Baca juga: BPJPH dorong transparansi dan kepatuhan halal bagi industri alkes
Baca juga: Kemenperin siapkan insentif percepat kemandirian industri alkes
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































