Kemenimipas perkuat ketahanan pangan lewat panen jagung di Sidoarjo

3 months ago 16
Walaupun dampaknya tidak terlalu besar, Kementerian Imipas memiliki tekad tinggi untuk terus mendukung dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan menciptakan generasi emas di masa mendatang

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah melalui panen raya jagung kurang lebih sebanyak 45 ton di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

Menteri Imipas Agus Andrianto menyebutkan kolaborasi lintas sektor antara Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya yang bekerja sama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo tersebut merupakan bentuk kontribusi dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

"Kementerian Imipas turut berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional melalui program-program yang dilaksanakan di berbagai penjuru Indonesia, seperti yang terjadi di Sidoarjo ini, yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat," kata Menteri Agus saat mengunjungi kegiatan panen jagung di Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Jumat.

Menurutnya, ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, TNI dan juga Polri, tetapi juga seluruh pihak baik dari kementerian lain hingga di lingkup terkecil yakni keluarga.

Baca juga: Kemenimipas tanam 360.700 bibit kelapa di seluruh Indonesia

Agus menjelaskan ketahanan pangan yang dimulai dari lingkup keluarga dengan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan rumah, dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mampu menghasilkan swasembada pangan.

Selain penanaman berbagai komoditas seperti beras dan jagung yang dilakukan bersama pihak-pihak terkait lain, pihaknya turut memaksimalkan lahan-lahan kosong dan kurang produktif di berbagai penjuru Indonesia.

Lahan-lahan kosong tersebut, lanjutnya, bisa dimanfaatkan menjadi lahan peternakan, pertanian, tambak udang, hingga tambak sidat.

"Walaupun dampaknya tidak terlalu besar, Kementerian Imipas memiliki tekad tinggi untuk terus mendukung dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan menciptakan generasi emas di masa mendatang," katanya.

Baca juga: Kemenimipas: Pemberdayaan warga binaan minimalkan gangguan kamtib

Dalam kegiatan tersebut Agus juga secara simbolis menyalurkan sejumlah bantuan berupa 500 paket sembako bagi masyarakat Desa Bulang, Kecamatan Prambon, serta sebuah mesin alat panen, alat semprot pertanian, dan juga benih jagung hibrida sebanyak 120 kilogram bagi para petani.

Pada kegiatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur Novianto Sulastono menyebut kegiatan tersebut merupakan hasil panen dari masa tanam yang dilakukan pada 25 Juni 2025.

Ia menjelaskan pihaknya optimis lahan seluas 10 hektare tersebut mampu menghasilkan jagung jenis hibrida sebanyak kurang lebih 45 ton yang nantinya akan disalurkan melalui Bulog Sidoarjo untuk dijual, dan hasilnya akan kembali ke masyarakat sekitar khususnya di Desa Bulang.

Baca juga: Kemenimipas optimalkan lahan di Nusakambangan dorong ketahanan pangan

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Fahmi Alfian
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |