Kemenhub: Traffic angkutan udara beriringan dengan kualitas layanan

2 weeks ago 8
Tentunya pertumbuhan traffic juga harus diiringi dengan efisiensi, keselamatan, kualitas layanan serta (aspek) keberlanjutan (oleh maskapai)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agustinus Budi Hartono mengatakan kinerja pertumbuhan lalu lintas (traffic) transportasi udara harus berjalan beriringan dengan kualitas layanan maskapai sebagai operator.

“Tentunya pertumbuhan traffic juga harus diiringi dengan efisiensi, keselamatan, kualitas layanan serta (aspek) keberlanjutan (oleh maskapai),” kata Agustinus di Jakarta, Senin.

Berdasarkan data Lalu Lintas Udara Kemenhub, lalu lintas domestik berdasarkan pesawat pada tahun 2025 adalah sebanyak 599.286 keberangkatan, lebih tinggi dari tahun 2024 sebanyak 586.332 keberangkatan.

Namun, dari sisi penumpang, Kemenhub mencatatkan bahwa pada tahun 2025 lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2024, di mana pada tahun lalu adalah sebanyak 80.515.869 orang berangkat, sedangkan tahun 2024 mencatatkan 81.347.074 orang.

Ia berharap, pada tahun ini, lalu lintas dari sisi penumpang angkutan udara dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik.

“Meskipun data kami menunjukkan traffic penumpang domestik di tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024, memasuki di tahun 2026 ini tentunya berharap industri penumpang Indonesia juga akan kembali menunjukkan pertumbuhan,” ujar Agustinus.

Selain itu, ia menilai ketersediaan armada pesawat juga masih menjadi salah satu faktor tantangan yang harus siap dihadapi pada tahun 2026.

“Sehingga kolaborasi antara regulator dan operator baik airlines maupun airport menjadi faktor paling penting,” kata dia.

Lebih lanjut, Agustinus mengatakan hal lain yang juga harus menjadi perhatian bagi pemerintah dan maskapai adalah konektivitas antarwilayah melalui angkutan udara, guna memperkuat dan mempercepat pemerataan perputaran ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia.

“Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional mendukung pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi serta sebagai ketahanan nasional,” ujar Agustinus.

“Pemerintah berkomitmen untuk terus menciptakan iklim usaha penerbangan yang sehat dan berdaya saing dengan tetap menempatkan keselamatan dan kepatuhan regulasi sebagai prioritas utama,” katanya.

Baca juga: Kemenhub: Subsidi angkutan udara perintis perkuat konektivitas 3TP

Baca juga: BPS: Umroh sebabkan peningkatan angkutan udara internasional di Juli

Baca juga: Kemenhub sebut hasil inspeksi pesawat ATR 42-500 laik terbang

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |