Kemarin, banjir Kabupaten Kendal dan petugas haji agar bijak bermedsos

3 weeks ago 16

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin yang masih menarik untuk dibaca, mulai dari banjir landa 23 desa di Kabupaten Kendal hingga Jubir Kemenhaj minta petugas haji bijak dalam bermedia sosial.

1. Banjir landa 23 desa di Kabupaten Kendal

Banjir melanda 23 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis (15/1) hingga Jumat dinihari.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

2. Jubir Kemenhaj minta petugas haji bijak dalam bermedia sosial

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha meminta calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 untuk bijak dalam bermedia sosial saat menjalankan tugas di Tanah Suci nanti.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

3. TNI berhasil sambungkan konektivitas jalan Malalak pascabencana banjir

Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja berhasil menyambungkan konektivitas jalan di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pascabencana banjir bandang melalui pembangunan Jembatan Armco.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. BNPB: Banjir dan longsor dominasi bencana sepekan terakhir

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan peristiwa banjir dan tanah longsor melanda sejumlah daerah di Tanah Air dalam sepekan terakhir, mulai dari Sukabumi, Jawa Barat, hingga Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

5. Dapur umum TNI penuhi konsumsi masyarakat dan prajurit di wilayah bencana

Dapur lapangan TNI terus mengepul tanpa henti untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi masyarakat terdampak maupun personel TNI yang sedang bekerja memulihkan infrastruktur, seperti jembatan yang rusak akibat bencana di Sumatera Barat

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |