Karya Raya dorong anak temukan jati diri sebagai kreator

1 week ago 10

Jakarta (ANTARA) - Pameran Karya Raya mendorong anak-anak mengembangkan kreativitas melalui karya buku sekaligus membangun kepercayaan diri dengan memberikan ruang bagi karya mereka untuk dibaca dan diapresiasi masyarakat.

"Kami ingin anak-anak merasakan bahwa karya mereka punya arti," kata Co-Founder Karya Raya Ernest dalam pembukaan Pameran Karya Raya 2026 di Perpustakaan Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan apresiasi terhadap karya anak dapat mendorong mereka melihat dirinya bukan sekadar sebagai pembaca, tetapi sebagai penulis dan kreator yang memiliki gagasan untuk dibagikan kepada orang lain.

Menurut Ernest, ketika karya anak ditempatkan di ruang publik dan dibaca banyak orang, muncul pengalaman yang dapat memengaruhi cara anak melihat dirinya sendiri.

Karya yang semula hanya berupa tulisan atau gambar, dapat membuat anak merasa gagasannya berguna dan dihargai.

Baca juga: Pemprov DKI jadikan perpustakaan ruang anak berkarya

Ernest menilai proses tersebut penting untuk melahirkan generasi kreator yang berani menghasilkan karya baru secara berkelanjutan.

"Ketika seorang anak menulis, dan tulisannya menyentuh orang lain, maka anak itu melihat dirinya sebagai seorang penulis. Ini merupakan sesuatu yang penting, karena di situlah dilahirkan anak-anak yang akan terus berkreasi," ujar Ernest.

Dia menyebutkan perkembangan jumlah karya yang dihasilkan melalui Karya Raya menunjukkan semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk berkarya.

Pada 2023, tercatat 638 buku, kemudian meningkat menjadi 1.081 buku pada 2024, 1.870 buku pada 2025, dan mencapai 2.053 buku pada 2026.

Ernest menekankan pencapaian tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah buku yang dihasilkan, tetapi juga dari jumlah anak yang menemukan potensi kreatif dalam dirinya.

"Menurut kami, itu bukan angkanya. Menurut kami adalah yang terjadi ada 2.053 kreator baru, anak yang menemukan jati diri kreator dalam dirinya tahun ini," tutur Ernest.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi Perpustakaan Jakarta yang memberikan ruang bagi karya anak untuk terus ditemukan dan dibaca masyarakat.

Dia memandang keberadaan ruang tersebut membuat karya anak tidak berhenti setelah diterbitkan.

Baca juga: Wamenekraf bilang Karya Raya bisa lahirkan pejuang ekonomi kreatif

Dalam Karya Raya 2026, buku-buku karya anak juga ditempatkan di Karya Raya Corner di Perpustakaan Jakarta, sehingga dapat dibaca oleh para pengunjung.

Kegiatan tersebut turut memperkenalkan buku "Ruang Bertumbuh" yang merupakan hasil kolaborasi Karya Raya dan Perpustakaan Jakarta.

Ernest mengatakan kolaborasi tersebut sejalan dengan tujuan Karya Raya untuk membangun ruang yang memungkinkan anak-anak terus berkarya dan menemukan potensi dirinya sebagai kreator.

"Kami sebagai Karya Raya, tujuan kami adalah membangun ruang tersebut, terus melahirkan atau membantu anak-anak agar karyanya dikenal oleh orang lain, membantu anak-anak menemukan jati diri kreator dalam diri mereka," ungkap Ernest.

Seperti diketahui, Pameran Karya Raya 2026 mengusung tema "Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You" dan berlangsung pada 11 September hingga 2 Oktober 2026 di Perpustakaan Jakarta.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Perayaan Karya Raya pada 3 Oktober 2026 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Baca juga: Karya Raya 2025 pamerkan 1.870 buku karya asli anak di TIM

Baca juga: Karya Raya dukung literasi dan dunia kreativitas anak

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |