Hamilton, Kanada (ANTARA) - Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (10/9) menandatangani kesepakatan kemitraan bilateral jangka panjang selama 100 tahun.
Dalam sebuah konferensi pers di Kota Calgary seusai upacara penandatanganan, Carney menyebut kesepakatan tersebut menegaskan komitmen kemitraan jangka panjang bahkan setelah perang di Ukraina berakhir.
"Presiden Zelenskyy dan saya telah menandatangani deklarasi kemitraan 100 tahun," kata dia, sembari menambahkan bahwa kedua negara akan "mengodifikasi kerangka jangka panjang untuk kemitraan di bidang pertahanan dan keamanan, perdagangan dan investasi, rekonstruksi, energi, mineral kritis, dan teknologi".
Ia kemudian menyoroti ikatan antara Ukraina dan Kota Calgary dengan menyebut adanya 70.000 warga Kanada keturunan Ukraina yang tinggal di kota itu, sementara 350.000 lebih warga keturunan Ukraina tinggal di negara bagian Alberta.
PM Kanada juga menyoroti berbagai perusahaan dan institusi inovasi di kota tersebut seperti Southern Alberta Institute of Technology.
Dengan menyebut perang di Ukraina sedang berada di titik balik, Carney mengatakan bahwa Ukraina saat ini "dapat melumpuhkan ancaman udara dari jarak sejauh 600 kilometer lebih, sementara Rusia hanya dapat mengandalkan rezim otoriter untuk menghidupkan mesin perangnya".
Carney kemudian menyebut drone sebagai unsur terpenting dalam pengembangan senjata Kanada ke depannya, serta akan jadi yang terbesar dalam 70 tahun, dalam upaya "membangun Kanada yang kuat, aman, dan terlindungi".
PM Kanada berkata saat ini negaranya sudah memiliki 2.000 unit drone, akan tetapi "dalam beberapa tahun ke depan, kita akan perlu jutaan".
Ia pun menyampaikan pihaknya telah meluncurkan Inisiatif Drone Pertahanan pada awal tahun ini untuk memperluas produksi domestik drone untuk Angkatan Bersenjata Kanada dan Pasukan Penjaga Pantai Kanada.
Carney juga mengumumkan sebuah lokapasar drone nasional yang menghubungkan satuan militer dengan hampir 400 pemasok domestik dalam rangka membangun kapasitas produksi drone hingga jutaan unit dalam dua tahun.
"Kontrak hari ini akan meningkatkan jumlah drone yang tersedia hingga 10 kali lipat," ucapnya.
Sementara itu, ia berkata Kanada dan Ukraina juga telah menyepakati pengadaan sistem pencegat udara melalui mekanisme "Jumpstart" gagasan Amerika Serikat yang mencakup pengadaan instalasi pertahanan senilai 350 juta dolar AS untuk melindungi Ukraina.
Pengumuman lokapasar drone nasional tersebut menandai diluncurkannya Pengaturan Pasokan Lokapasar untuk Inisiatif Drone Pertahanan, sebuah platform digital nasional yang dibuat seperti sistem Brave1 Ukraina untuk mempercepat pengadaan dan pengerahan teknologi drone nirawak dan anti-drone untuk militer Kanada.
Dalam pernyataan Kantor PM Kanada, pemerintah federal telah menetapkan kontrak awal senilai 50 juta dolar Kanada untuk meningkatkan jumlah drone untuk angkatan bersenjata hingga 10 kali lipat.
Kebijakan tersebut merupakan langkah pertama untuk membangun kapasitas produksi drone hingga mencapai jutaan unit dalam dua tahun.
Lebih lanjut, kedua pemimpin menyoroti kemitraan baru antara General Dynamics Mission Systems-Canada dengan Green Tech Harvest Ukraina untuk mengembangkan dan memproduksi drone.
Kemudian, pendanaan sebesar 23 juta dolar Kanada untuk memperkuat pertahanan melawan ancaman siber di Ukraina, di samping dukungan energi senilai ratusan juta dolar menjelang musim dingin.
Pernyataan tersebut juga menjabarkan komitmen Kanada menyediakan hingga 40,1 juta dolar Kanada untuk veteran Ukraina serta 6 juta dolar Kanada untuk membantu pemulangan anak-anak Ukraina yang dideportasi. Dengan komitmen tersebut, bantuan dana yang telah dikucurkan Kanada untuk Ukraina dari 2022 hingga saat ini telah mencapai 26 miliar dolar Kanada (Rp330 triliun).
Sumber: Anadolu
Baca juga: PM Kanada umumkan kukungan Baru untuk Ukraina saat bertemu Zelensky
Baca juga: 20 tentara bayaran Kanada tewas di Ukraina sejak operasi militer Rusia
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































