KAI: Pengguna LRT Jabodebek tumbuh 22 persen pada triwulan I 2026

3 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pengguna LRT Jabodebek mencapai 7.754.946 orang pada triwulan I 2026 atau tumbuh 22 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 6.351.283 orang.

"Tren positif pengguna LRT Jabodebek pada triwulan I 2026 ini meningkat 1.403.663 pengguna atau tumbuh sebesar 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025," kata Manager of Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika, dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan peningkatan itu mengindikasikan adanya kecenderungan perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan, seiring meningkatnya penggunaan transportasi publik yang terintegrasi serta efisien.

"LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang menawarkan ketepatan waktu, konektivitas dengan lokasi pusat aktivitas perkantoran, integrasi antarmoda, dan bebas dari kemacetan," ujarnya.

Dari sisi pola perjalanan, lanjut Radhitya, mengatakan rata-rata pengguna pada hari kerja (weekday) mencapai 113.898 pengguna per hari, meningkat 23.992 pengguna atau 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata pengguna pada akhir pekan (weekend) mencapai 42.829 pengguna per hari, meningkat 6.875 pengguna atau 19 persen.

"Adapun jumlah pengguna pada triwulan I 2026 pada Januari tercatat 2.714.594 pengguna, Februari 2.530.000 pengguna, dan Maret 2.510.352 pengguna," jelasnya.

Selama triwulan I 2026 terdapat 5 stasiun paling favorit, yaitu Dukuh Atas, Harjamukti, Pancoran, Kuningan, dan Cikoko. Lima stasiun ini memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas kawasan.

Stasiun Dukuh Atas terkoneksi dengan moda transportasi KRL, KA Bandara, MRT Jakarta, serta TransJakarta. Begitu juga dengan Stasiun Cikoko yang memiliki integrasi dengan KRL serta TransJakarta, sehingga memudahkan perpindahan antarmoda secara efisien.

Stasiun Kuningan dan Pancoran berada di pusat aktivitas bisnis dan perkantoran Jakarta, menjadikannya simpul utama pergerakan masyarakat.

Sementara itu, Stasiun Harjamukti menjadi akses penting bagi masyarakat dari wilayah penyangga menuju pusat kota.

Keberadaan stasiun-stasiun ini memperkuat ekosistem urban mobility yang terintegrasi, sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

KAI berterima kasih kepada seluruh pengguna yang memberikan kepercayaan mobilitasnya menggunakan LRT Jabodebek.

"Hal ini menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mendukung pengembangan transportasi publik di Indonesia,” tambahnya.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus memperkuat perannya dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan melalui layanan yang andal, terintegrasi, dan berorientasi pada efisiensi waktu perjalanan.

Baca juga: Tarif spesial Rp1, warga padati LRT Jabodebek rayakan libur Lebaran

Baca juga: KAI siagakan ratusan pekerja LRT Jabodebek dukung angkutan Lebaran

Baca juga: Stasiun Harjamukti dan Dukuh Atas jadi titik terpadat LRT Jabodebek

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |