Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Divisi Regional III Palembang mengamankan barang tertinggal sebanyak 57 barang milik penumpang dengan total nilai Rp174 juta selama tahun 2025.
Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, mengatakan barang-barang yang diamankan tersebut beragam, mulai dari ponsel, dompet, laptop, tas, hingga berbagai barang berharga lainnya, dan telah dikembalikan kepada pemiliknya.
Temuan itu menunjukkan tingginya mobilitas penumpang, sekaligus menjadi bukti kesiapsiagaan petugas KAI dalam menjaga hak dan rasa aman pelanggan, bahkan setelah perjalanan usai.
“Setiap barang yang ditemukan, sekecil apa pun nilainya, langsung ditangani sesuai prosedur. Petugas kami segera memberi label, mencatat secara administratif, dan menyimpan barang tersebut di tempat yang aman sebelum diinformasikan kepada pemilik melalui layanan Lost and Found,” katanya.
Ia menjelaskan seluruh proses penanganan barang tertinggal dilakukan secara profesional dan transparan, sebagai bentuk tanggung jawab KAI terhadap kepercayaan pelanggan.
“Bagi kami, barang tertinggal bukan sekadar benda, tetapi bagian dari cerita dan kebutuhan penting pelanggan. Karena itu, pengembalian barang kepada pemiliknya menjadi prioritas,” jelasnya.
KAI Divre III Palembang juga mengimbau pelanggan agar tetap waspada dan memastikan kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun area stasiun.
Namun demikian, apabila pelanggan mengalami kehilangan, KAI telah menyediakan layanan Lost and Found yang mudah diakses dan siap membantu.
Untuk alur layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang, laporkan kepada petugas stasiun terdekat jika menyadari barang tertinggal di kereta atau stasiun, pelaporan dilakukan melalui petugas KAI atau Contact Center resmi, bukan pihak lain, sampaikan ciri-ciri barang secara rinci, seperti warna, bentuk, merek, atau isi barang.
Kemudian, pelanggan juga dapat menghubungi KAI Contact Center 121 atau melalui WhatsApp 0811-222-33-121 yang melayani 24 jam, serta jika barang ditemukan, pelanggan akan melalui proses verifikasi dan dapat mengambil barang dengan menunjukkan identitas diri serta bukti kepemilikan di stasiun.
Melalui layanan itu KAI Divre III Palembang berharap pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman, karena keamanan dan kepercayaan menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan KAI.
“Kepercayaan pelanggan adalah prioritas pelayanan kami. KAI akan terus hadir tidak hanya mengantar penumpang sampai tujuan, tetapi juga menjaga apa yang berharga bagi mereka,” kata Aida.
Baca juga: KAI Palembang sediakan 10.672 tiket untuk libur panjang Isra Miraj
Baca juga: KAI Palembang tingkatkan keselamatan perlintasan jelang libur Natal
Baca juga: Berusia 110 tahun, Stasiun KA Kertapati Palembang setia layani penumpang
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































