Semarang (ANTARA) - Jalur kereta api (KA) antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi di Jawa Tengah sudah dapat dilintasi KA dengan kecepatan terbatas menyusul banjir yang menggenangi wilayah Pekalongan telah surut pada Senin siang.
"Genangan sudah surut, ketinggian genangan sudah di bawah kepala rel," kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Senin.
Menurut dia, kecepatan KA yang melintas hanya dibatasi maksimal 30 km per jam.
Selanjutnya, kata dia, PT KAI fokus pada percepatan normalisasi jalur dengan tetap memastikan keamanan dan keandalan perjalanan KA.
"Setelah genangan surut, petugas melakukan langkah teknis untuk memperbaiki geometri rel atau mengembalikan posisi rel agar sesuai standar sesuai ketinggian, kelurusan, kemiringan dan kestabilan," tambahnya.
Ia mengharapkan berbagai upaya yang dilakukan tersebut dapat segera mengembalikan operasional perjalanan KA menjadi normal.
"KAI terus mempercepat normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api," katanya.
Sebelumnya, jalur KA di Pantura Jawa Tengah terputus sejak Minggu (19/1) menyusul banjir yang melanda wilayah Pekalongan.
Banjir menggenangi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi.
Perjalanan sejumlah KA masih dibatalkan akibat bencana alam tersebut.
Baca juga: KAI Cirebon sediakan layanan pindah moda bagi penumpang imbas banjir
Baca juga: KAI Bandung masih batalkan tiga kereta meski jalur Pantura mulai pulih
Baca juga: KAI catat "refund" tiket imbas banjir capai Rp3,5 miliar
Baca juga: KAI Palembang amankan barang tertinggal senilai Rp174 juta selama 2025
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































