Jakarta (ANTARA) - Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Prasetya Mulya (Prasmul) meresmikan program integrasi sarjana magister antara Program Studi S1 Business Mathematics Prasmul dan Program Studi S2 Matematika ITB.
"Kolaborasi strategis ini kami posisikan sebagai tonggak awal sekaligus inisiatif pembuka untuk pengembangan kerja sama yang lebih mendalam ke depan, baik pada penguatan kurikulum, riset bersama, maupun pengembangan talenta," kata Dekan FMIPA ITB Aep Patah, Ph.D., dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Aep menjelaskan kerja sama itu tertuang dalam Memorandum of Agreement (MoA) yang ditandatangani oleh perwakilan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB dan Fakultas School Of Science Technology Engineering & Mathematics (STEM) Universitas Prasetiya Mulya di Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/1).
Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua institusi yang telah disepakati sebelumnya, khususnya dalam penguatan kerja sama di bidang pendidikan.
MoA ini mengatur penyelenggaraan program integrasi Sarjana–Magister antara Program Studi S1 Business Mathematics Prasmul dan Program Studi S2 Matematika ITB yang keduanya sudah terakreditasi Unggul.
Baca juga: Kemenperin-ITB kerja sama pemurnian silika-grafit pacu industrialisasi
Melalui skema ini, mahasiswa S1 Business Mathematics Prasmul memperoleh kesempatan mengambil sejumlah mata kuliah S2 Matematika ITB sejak masih menempuh studi sarjana.
Dengan pengakuan kredit tersebut, mahasiswa yang melanjutkan ke S2 Matematika ITB nantinya hanya perlu menyelesaikan sisa SKS, sehingga masa studi magister dapat ditempuh dalam waktu satu tahun perkuliahan.
Dekan Fakultas STEM Prasetya Mulya Permata Nur, Ph.D., menekankan bahwa kolaborasi itu menjadi sangat penting karena mahasiswa membutuhkan penguatan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun kapabilitas bisnis yang kokoh, sejalan dengan karakter universitasnya.
“Bagi mahasiswa yang ingin mendalami aplikasi matematika di berbagai bidang, khususnya dalam konteks industri dan bisnis, ITB merupakan mitra akademik yang tepat dan strategis," kata Permata.
Baca juga: UI-ITB-Undip hasilkan teknologi filter air hilangkan 90 persen bakteri
Dia menambahkan, kerja sama itu menegaskan komitmen kedua pihak sebagai perguruan tinggi yang berdampak, menghadirkan solusi nyata melalui pengembangan sumber daya manusia unggul di business mathematics, yang tidak hanya menguasai teori dan penerapan matematika, khususnya di bidang aktuaria, keuangan, dan sains data namun juga memiliki perspektif bisnis yang kuat.
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































