Iran dan AS saling baku tembak di Selat Hormuz

1 hour ago 1

Istanbul (ANTARA) - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan saling baku tembak dengan pasukan Amerika Serikat di Selat Hormuz, menurut televisi pemerintah Iran pada Rabu.

Kantor berita semi resmi Iran Tasnim yang mengutip pihak berwenang provinsi Hormozgan melaporkan bahwa ledakkan terdengar di Bandar Abbas, kota-kota pesisir, dan pulau-pulau Iran yang disebabkan bentrokan di selat tersebut.

Kantor Berita Mehr juga mengatakan ledakan terdengar di sebelah timur Sirik terkait dengan baku tembak di perairan Teluk terdekat.

Laporan-laporan tersebut muncul di tengah gelombang ledakan baru di beberapa lokasi di Iran selatan seiring meningkatnya konfrontasi militer antara Iran dan AS.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan tersebut ditujukan untuk melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Selain itu, CENTCOM juga mengatakan bahwa pasukan AS telah melanjutkan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan dan daerah pesisir Iran.

AS juga mengerahkan lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut AS dan ratusan pesawat militer untuk beroperasi di seluruh Timur Tengah, dan menyatakan bahwa pasukan Amerika tetap "waspada, mematikan, dan siap."

Ketegangan kembali meningkat antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir.

Kedua pihak saling menyerang meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.

Sumber: Anadolu

Baca juga: China harapkan hak negara-negara di sekitar Selat Hormuz dihormati

Baca juga: AS luncurkan gelombang baru serangan militer ke Iran

Baca juga: PBB tegaskan kebebasan navigasi di Selat Hormuz meski ada isu tarif AS

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |