Jakarta (ANTARA) - Ibu Negara Brasil Janja Da Silva membagikan beberapa indikator penting untuk menilai kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat meninjau pendistribusian makanan di SD Angkasa 05, Halim, Jakarta Timur, Jumat.
Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN) Dian Fatwa saat menerima kunjungan Silva menyampaikan, Brasil telah menerapkan Program Global School Meal Coalition dan telah memberikan makanan bergizi bagi anak-anak sejak tahun 1955, sehingga pengalaman serta praktik baik dari negara tersebut sangat dibutuhkan oleh Indonesia.
"Jadi yang disampaikan oleh Ibu Negara, bahwa mengukurnya juga ada berbagai indikator, pertama, dari anaknya langsung. Kalau anak ini belajarnya lebih baik, itu sudah salah satu indikator sukses karena perutnya terisi dengan nutrisi yang baik, sehingga menyerap pembelajaran dengan lebih baik," katanya.
Faktor keberhasilan kedua yang disampaikan ibu negara yakni terbentuknya ekosistem perekonomian bagi masyarakat dengan hadirnya MBG.
"Jadi di Brasil itu sudah terbentuk ekosistem untuk ekonomi lokal karena mereka mengharuskan bahan-bahannya itu dari lokal, di sekitar tempat di mana ada program school meal. Jadi itu yang juga menarik dari sisi pertaniannya karena mereka terkenal sekali kan produk-produk farming-nya," paparnya.
Kemudian, indikator selanjutnya yang tidak kalah penting yakni pemberdayaan perempuan.
"Mereka yang memasak itu ibu-ibu semua, dan yang tahu (gizi anak-anak) itu kan sebenarnya ibu-ibu, mereka juga kan lebih tahu anak-anak itu suka makan apa," ucap Dian.
Ia juga mengemukakan, keberhasilan Program MBG juga terletak pada integrasi dengan program pemerintah yang lain seperti agrikultur, peternakan, kelautan, hingga pemberdayaan masyarakat.
"Jadi ekonomi lokalnya juga harus digabungkan," katanya.
Dian menambahkan, Ibu Negara Brasil juga mengundang secara langsung kepada Pemerintah Indonesia untuk menghadiri United Nations Climate Change Conference atau COP 30 di mana Brasil akan menjadi tuan rumah pada Bulan November 2025 mendatang.
"Ibu Negara tadi mengundang karena akan ada COP 30 di Kota Belem, Brasil, dan mereka bulan depan mengundang kita untuk melihat fasilitas dan program makan bergizi yang mereka sudah jalankan sekian tahun, termasuk salah satunya teknologi pangan biodigester," tuturnya.
Baca juga: Ibu Negara Brasil berpesan utamakan pangan lokal untuk kesuksesan MBG
Baca juga: BGN sebut Perpres Tata Kelola MBG sudah rampung, tinggal dibagikan
Baca juga: Presiden Prabowo puji Kepala BGN kembalikan anggaran MBG Rp70 triliun
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































