Washington (ANTARA) - Proses penggantian nama Bandara Internasional Nashville di negara bagian Tennessee, AS, telah disetujui, menurut Otoritas Bandara Metropolitan Nashville (MNAA), Jumat.
Pada 29 Agustus, Gubernur Tennessee Bill Lee menyatakan niatnya untuk mengganti nama bandara tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Dolly Parton.
"Hari ini, Otoritas Bandara Metropolitan Nashville memutuskan secara bulat, dengan suara 6-0, untuk memulai proses perubahan nama bandara demi menghormati Dolly Parton," kata MNAA dalam sebuah pernyataan.
Masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum nama bandara dapat diubah secara resmi. Namun, pihak otoritas sedang bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menentukan bagaimana warisan Patron akan diintegrasikan ke dalam identitas bandara tersebut.
Pernyataan itu juga menambahkan bahwa rincian lebih lanjut mengenai rencana tersebut diharapkan akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang.
Pada 25 Agustus, Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun. Meskipun penyebab kematiannya tidak diungkapkan, penyanyi tersebut sebelumnya sempat mengatakan pada Mei bahwa dia telah menjalani perawatan untuk batu ginjal selama beberapa tahun.
Dolly Parton memulai kariernya pada pertengahan tahun 1950-an dan meraih pengakuan luas pada 1967 berkat lagu "Dumb Blonde."
Lagu ciptaannya yang berjudul "Jolene", yang dirilis pada 1973, masuk dalam daftar 100 lagu country terbaik serta 500 lagu terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stone.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Profil Dolly Parton, perjalanan karier hingga wafat di usia 80
Baca juga: Pemutaran lagu Dolly Parton di Spotify melonjak 1.200 persen lebih
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































