Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kecamatan Genuk, Kota Semarang, tepat sasaran.
"Hari ini kita memastikan bahwa semua OPD (organisasi perangkat daerah) Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang bergerak bersama-sama. Kita pastikan semua bantuan dari dinas-dinas terkait, tepat sasaran, itu penting," katanya, di Kantor Kecamatan Genuk, Semarang, Senin.
Total bantuan yang diserahkan sebanyak Rp410.453.526, terdiri dari bantuan logistik permakanan dan non-permakanan, termasuk beras 2,5 ton serta obat-obatan.
"Semuanya, baik sembako, obat-obatan, permakanan, maupun donasi-donasi yang lain tepat sasaran, sehingga masyarakat kita bisa lebih berdaya," katanya.
Menurut dia, layanan kesehatan pascabanjir juga dilakukan secara bersama-sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Kota Semarang yang disiagakan selama 24 jam.
"Posko-posko kesehatan juga ada, ini saya mau cek," katanya, didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
Baca juga: Banjir Pantura Semarang akibatkan kemacetam panjang di jalur arteri
Selain itu, Luthfi juga sudah menginstruksikan kepada seluruh dinas dan stakeholder terkait, untuk terus memantau dan mengambil langkah cepat.
"Kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk penanganan, termasuk membuat sodetan-sodetan di lokasi banjir, harus disiapkan dengan matang, mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu," ujarnya.
Camat Genuk Pranyoto mengatakan bahwa bantuan seperti sembako dan logistik lainnya, termasuk obat-obatan memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pascabanjir.
"Harapannya tentu tidak ada banjir lagi setelah ini. Kondisi sekarang tidak ada pengungsi di Kecamatan Genuk," katanya.
Sebagai informasi, sejumlah upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jateng untuk mengatasi banjir di Kota Semarang, antara lain pendirian dapur umum, penambahan pompa penyedot air, bantuan logistik, dan petugas untuk mengatur lalu lintas.
Sementara itu, warga Genuksari Ririn menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan berupa beras, sembako, dan lainnya, karena akan sangat membantu, apalagi ia sudah tidak berjualan selama satu pekan.
Baca juga: BNPB memodifikasi cuaca langit Semarang dan Grobogan
"Terima kasih atas bantuannya. Tidak terduga-duga ini dapat bantuan. Kondisi rumah aman, cuma depannya penuh air. Bantuan ini membantu karena tidak bisa jualan selama seminggu. Akses jalan banjir semua," ujarnya.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































