Kota Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong ajang Bandung Tower Run dapat menjadi agenda tahunan dan berkembang hingga berskala internasional sebagai bagian dari penguatan wisata olahraga di Kota Kembang.
Farhan mengatakan Pemerintah Kota Bandung membuka peluang agar pada penyelenggaraan berikutnya, Bandung Tower Run dapat diikuti peserta dari luar negeri.
“Tahun depan, kemungkinan kita buka untuk internasional,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Senin.
Farhan mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan ajang lari vertikal tersebut dan menilai Bandung Tower Run sebagai tonggak baru bagi pengembangan pariwisata olahraga di Kota Kembang.
“Kegiatan ini merupakan bibit awal sport tourism baru yang akan menarik minat para sport enthusiast, khususnya di bidang lari. Ini alternatif yang segar karena lari tidak lagi hanya dilakukan di jalan raya atau pegunungan, tetapi juga secara vertikal di gedung-gedung tinggi,” katanya.
Bandung Tower Run 2026 menguji kekuatan fisik dan mental para peserta dengan menaklukkan jalur vertikal setinggi 16 lantai dengan total 356 anak tangga.
Pada kategori utama, gelar juara berhasil diraih Yusri Nanda asal Jakarta yang mencatatkan waktu tempuh 1 menit 30 detik.
Perwakilan Pelari Segala Medan Indonesia (PSMI) Cabang Kota Bandung Reza Fachrudin berharap tren lari vertikal dapat berkembang usai gelaran ini.
“Kami berharap kesuksesan di Bandung ini memicu munculnya komunitas dan organisasi serupa di kota-kota lain. Kami ingin memperkenalkan bahwa tantangan lari bisa dilakukan di medan apa pun, termasuk gedung perkantoran,” ujar dia.
Baca juga: Bandung Tower Run 2026 tantang peserta taklukkan 16 lantai Menara BRI
Baca juga: 104 pelari ramaikan Bandung Tower Run 2026
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































