Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa penting dan menarik mewarnai Jakarta pada Senin (7/9), mulai dari penataan kabel Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Jalan Gatot Subroto sampai Cawang, hingga pengoperasian water mist dan penyiraman di berbagai wilayah untuk mengurangi sebaran abu vulkanik akibat letusan Gunung Anak Krakatau.
Simak kembali deretan berita selengkapnya berikut ini:
Pramono: Penataan kabel SJUT akan dimulai dari Jalan Gatot Subroto
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut, penataan kabel Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) akan dimulai dari Jalan Gatot Subroto hingga Cawang.
“Untuk kabel listrik sebenarnya saya sudah diagendakan untuk memulai yang di Jalan Gatot Subroto sampai dengan Cawang dan sebagainya. Memang ada target nanti akan kami sampaikan secara khusus,” kata Pramono di Balai Kota, Senin.
Berita selengkapnya klik di sini
Gubernur DKI segera putuskan tarif baru tiket Ragunan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku akan segera memutuskan tarif baru tiket Taman Margasatwa Ragunan dalam waktu dekat ini.
“Jadi tiket Ragunan segera akan saya putuskan, memang belum diputuskan. Tetapi usulan Rp10.000 itu ada, bahwasanya segera akan diputuskan,” papar Pramono di Balai Kota, Senin.
Berita selengkapnya klik di sini
Pramono minta pedagang masker tak timbun dan permainkan harga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar para pedagang masker tak mempermainkan harga hingga melakukan penimbunan di tengah situasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
“Ini kan menjadi kebutuhan publik, kebutuhan bersama. Jangan dipermainkan,” kata Pramono saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Senin.
Berita selengkapnya klik di sini
Petugas gabungan lakukan penyemprotan "water mist" di Kota Tua
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat bersama Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua dan Kecamatan Tamansari melakukan penyemprotan "water mist" di kawasan Kota Tua, Senin.
Penyemprotan dilakukan di sejumlah titik seperti Jalan Kopi, Jembatan Kota Intan, Taman Kota Intan dan Jalan Kunir Raya, sebagai mitigasi abu vulkanik sebagai dampak erupsi Anak Gunung Krakatau.
Berita selengkapnya klik di sini
DKI sebut pengoperasian "water mist" kurangi sebaran abu vulkanik
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebutkan operasi water mist dan penyiraman di berbagai wilayah menunjukkan indikasi perbaikan sebaran partikulat termasuk PM10 yang salah satunya berasal dari abu vulkanik akibat letusan Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan pada 6-7 September 2026 menunjukkan, sebaran PM10 tinggi yang sebelumnya cukup luas di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan menjadi lebih terbatas setelah penyiraman.
Berita selengkapnya klik di sini
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































