Jakarta (ANTARA) - Pemegang empat sabuk juara dunia kelas berat putri (90,7 kg) WBA, WBC, IBF, dan WBO Claressa Shields mampu mengatasi Franchon Crews-Dezurn untuk mempertahankan gelar juara tak terbantahkan di Little Caesars Arena, Detroit, Amerika Serikat.
Berdasarkan hasil pertarungan yang dipantau melalui kanal YouTube DAZN di Jakarta, Senin, Claressa meraih kemenangan angka mutlak dengan ketiga juri memberikan nilai 100-90 setelah laga 10 ronde.
Franchon menunjukkan perlawanan ketat sejak bel pertandingan berbunyi. Sebuah pukulan tangan kanan dari Franchon menjatuhkan Shields ke tali ring dengan waktu tersisa sekitar 40 detik di ronde pertama.
Sang penantang asal Virginia itu mendesak Claressa ke sudut ring segera setelah pertarungan mereka dimulai dan mereka saling bertukar pukulan keras. Claressa membalas dan berhasil melancarkan kombinasi pukulan kepada Franchon beberapa detik sebelum ronde pertama berakhir.
Pada ronde-ronde selanjutnya, Claressa mulai benar-benar mengontrol tempo. Sang juara asal Michigan itu pintar mengatur jarak, memukul lalu menghilang sebelum dibalas.
Franchon tetap berani maju, beberapa kali berhasil mendaratkan pukulan keras, tapi akurasi Claressa jauh lebih tinggi.
Baca juga: Santillan TKO Reyes untuk rebut gelar juara dunia interim WBA
Dominasi Claressa makin jelas dengan pertahanan rapat, counter cepat, dan stamina stabil sampai ronde akhir. Franchon tetap bertarung sampai bel terakhir yang menandai kekuatan mentalnya, tetapi poin terus mengalir ke Claressa hingga memenangkan keputusan juri.
"Saya ingin memastikan saya bisa (terbiasa) dengan waktu dan pukulan jab-nya (Franchon)," kata Claressa sesuai kemenangannya.
Dia mengakui bahwa Franchon memiliki ukuran tubuh pendek, tetapi jangkauannya lebih panjang sehingga membuatnya selalu berhati-hati dan bertarung dengan lebih cerdas.
Dengan hasil itu, Claressa memenangkan duel ulang untuk mempertahankan sabuk juara dunianya dan memperkuat rekor tak terkalahkan dengan 18 kemenangan termasuk tiga knockout (KO).
Sedangkan Franchon harus kehilangan kesempatan merebut sabuk juara dunia yang diidam-idamkan serta menambah noda rekor menjadi 10 kemenangan, tiga kekalahan, dan satu laga tanpa hasil.
Baca juga: Atasi Ruiz, juara dunia putri termuda WBC Zamorano pertahankan gelar
Baca juga: Ryan Garcia incar Shakur Stevenson seusai rebut juara dunia WBC
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































