Jakarta (ANTARA) - Memakai pelembap mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit. Namun, waktu dan cara mengaplikasikannya ternyata turut menentukan seberapa baik produk tersebut bekerja pada kulit.
Mengutip laman Real Simple, Minggu (13/9) waktu setempat, dermatolog Marisa Garshick, MD, mengatakan pelembap membantu menjaga kadar air pada kulit sekaligus mendukung lapisan pelindung kulit.
Salah satu waktu yang tepat untuk memakai pelembap adalah setelah mencuci wajah, ketika kulit masih sedikit lembap. Kondisi tersebut membantu mengunci air yang masih berada di permukaan kulit.
Baca juga: Dokter sebut kulit wajah berminyak tetap butuh pakai pelembap
Urutan pemakaian juga perlu diperhatikan. Setelah membersihkan wajah, produk dengan tekstur paling ringan seperti toner atau serum dapat digunakan terlebih dahulu. Pelembap kemudian diaplikasikan untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit.
Dermatolog Lian Mack, MD, menyarankan pelembap diratakan pada wajah hingga ke bagian yang sering terlewat, seperti garis rambut, telinga, leher, dan dada bagian atas.
Pemilihan produk pun sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit. Kulit berminyak dan mudah berjerawat dapat menggunakan pelembap bertekstur ringan serta berlabel nonkomedogenik. Sementara itu, kulit kering biasanya membutuhkan produk dengan tekstur yang lebih kaya.
Baca juga: Viva cosmetics siapkan pelembap untuk kondisi geografis Indonesia
Bagi pemilik kulit sensitif, produk dengan kandungan sederhana dan tanpa pewangi dapat menjadi pilihan untuk mengurangi risiko iritasi.
Pelembap juga tidak perlu digunakan dalam jumlah berlebihan. Yang terpenting adalah memastikan seluruh permukaan kulit terlapisi secara merata.
Pelembap dapat digunakan setidaknya dua kali sehari, terutama setelah membersihkan wajah. Pada pagi hari, penggunaan pelembap sebaiknya dilanjutkan dengan tabir surya untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Baca juga: Dear Me Beauty dan Purana berkolaborasi hadirkan "Filosofi Kembang"
Jika kulit terasa kering sepanjang hari, pelembap dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan. Pada kondisi kulit tertentu seperti eksim atau psoriasis, penggunaannya mungkin perlu lebih sering sesuai anjuran dokter.
Dengan penggunaan yang tepat dan pemilihan produk sesuai kondisi kulit, pelembap dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dan mempertahankan fungsi pelindungnya.
Baca juga: Kembalikan "skin barrier", pelembap jadi kunci
Baca juga: Wardah luncurkan produk pelembap dengan teknologi 3 Holistic Actions
Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































