Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas atom putri (46,3 kg) World Boxing Council (WBC) Camila Zamorano siap mempertahankan gelarnya kedua kalinya menghadapi Veronica Ruiz pada 21 Februari mendatang di Hermosillo, Sonora, Meksiko.
"Camila telah menegaskan bahwa laga mendatang akan menjadi pertarungan yang menarik karena merupakan pertahanan gelar juara dunianya yang kedua," demikian laporan WBC dalam laman resminya yang dikutip di Jakarta, Rabu.
Camila dikenal sebagai salah satu petinju wanita paling menjanjikan di divisi atomweight. Dengan gaya bertarung agresif namun disiplin, juara Meksiko itu berhasil merebut sabuk juara dunia WBC dan terus menunjukkan perkembangan signifikan di setiap pertarungan.
Menjelang laga pertahanan gelar, petinju berjulukan "Magnifica" itu mengungkapkan rasa bahagia dan antusiasnya untuk kembali bertanding di hadapan publik Hermosillo.
Camila akan naik ring membawa tekad untuk memastikan sabuk juara tetap bertahan Hermosillo sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan 13 kemenangan.
Eleazar Zamorano, ayah sekaligus pelatih Camila, menjelaskan bahwa persiapan dilakukan secara intensif, termasuk menjalani pemusatan latihan di Tlaxcala. Dia menegaskan bahwa Camila berada dalam kondisi terbaik dan siap menghadapi tantangan apa pun di atas ring.
Camila akan menjamu Veronica Ruiz datang sebagai penantang dengan motivasi tinggi. Petinju asal Argentina tersebut dikenal memiliki daya tahan kuat dan pengalaman bertanding di level internasional dengan rekor tujuh kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
Ruiz yang dikenal dengan kemampuan mengendalikan jarak dan teknik untuk meraih kemenangan memandang pertarungan mendatang sebagai kesempatan besar untuk mencetak sejarah dan membawa pulang gelar juara dunia ke negaranya.
Baca juga: WBC umumkan Zamorano hadapi Ruiz untuk pertahankan gelar juara dunia
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































