Jakarta (ANTARA) - Produsen garam pengolahan air asal Eropa, BROXO mengumumkan pembaruan merek sekaligus menyiapkan ekspansi ke pasar Asia, termasuk Indonesia dan Malaysia sebagai bagian dari strategi pertumbuhan global perusahaan.
Perusahaan yang berada di bawah grup produsen garam Eropa Groupe Salins itu menyatakan pembaruan merek dilakukan untuk memperkuat identitas perusahaan sekaligus menyesuaikan tampilan merek dengan kebutuhan pasar yang semakin berkembang.
Segment Marketing Manager Water & Retail Products BROXO Nico Basson mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan reputasi perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari satu abad di sektor pengolahan air.
Baca juga: PT Garam ingin petani produsen garam bangkit dari keterpurukan
“BROXO telah menjadi pemimpin di segmennya selama lebih dari 100 tahun. Pembaruan ini menegaskan kembali kekuatan utama kami, yaitu kualitas, keandalan, dan konsistensi, sekaligus memodernisasi cara kami memperkenalkan merek kepada pasar,” ujar Nico dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Nico menjelaskan, BROXO dikenal sebagai produsen garam vakum berkualitas tinggi yang digunakan dalam sistem pelunakan air untuk berbagai kebutuhan industri dan komersial.
Produk tersebut diproduksi dari garam yang diekstraksi dari gua garam bawah tanah di Belanda dan Denmark, lalu diolah menjadi bentuk briket maupun tablet.
Baca juga: Garam industri potensial dihasilkan di Kupang
Dalam sistem pengolahan air, garam tersebut berfungsi untuk meregenerasi resin penukar ion yang digunakan untuk menghilangkan mineral seperti kalsium dan magnesium dari air, sehingga dapat mencegah pembentukan kerak pada pipa, sistem pemanas, hingga peralatan industri.
Perusahaan menyebut pembaruan merek juga menjadi bagian dari strategi memperluas pasar di Asia.
Setelah sebelumnya memperkuat kehadiran di China, BROXO menargetkan perluasan bisnis ke Indonesia dan Malaysia guna merespons meningkatnya kebutuhan solusi pengolahan air di kawasan tersebut.
Saat ini produk BROXO digunakan oleh berbagai sektor, mulai dari restoran, hotel, hingga fasilitas industri yang memanfaatkan sistem pelunakan air.
"Kami membangun di atas fondasi yang kuat dan mempersiapkan merek ini untuk pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Nico.
Baca juga: Produsen garam konsumsi di Pati kurangi produksi
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































