Hutanabolon (ANTARA) - Satuan Brimob Daerah (Satbrimobda) Polda Sumatera Utara terus bekerja keras membantu warga Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk mengeruk material lumpur dan pasir yang masuk ke rumah korban penyintas banjir bandang di daerah setempat.
“Kami sudah tiga bulan berada di sini dan setiap hari turun membantu warga yang kesulitan mengeluarkan material lumpur,” kata Danton 3 Kompi I Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut Ipda Setia Yudi di Hutanabolon, Senin.
Menurut dia, ada 50 personel Brimob yang hadir untuk memberikan bantuan pada masyarakat setempat sejak awal terjadi bencana hingga hari ini.
Pada awal bencana, kata dia, pihaknya fokus membersihkan rumah ibadah dan sekolah yang ada di Desa Hutanabolon maupun desa lain di Kecamatan Tukka yang terdampak.
“Lumpur dan material pasir yang masuk ke rumah warga cukup tinggi dan menyulitkan,” kata Setia.
Menurut dia, jika ada sumber mata air, mereka membantu membersihkan material dengan menyemprot air. Namun, jika tidak ada maka personel turun dengan menggunakan alat seperti gerobak, cangkul dan sekop.
Hingga saat ini, pihaknya fokus membantu warga membersihkan rumah yang ingin kembali mereka tempati. “Jika satu rumah selesai maka kami akan geser ke rumah lainnya. Kami fokus memberikan bantuan kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Kodam I/BB mulai bangun jembatan beton di kelurahan Tapanuli Tengah
Baca juga: Penyintas banjir berharap aktivitas ekonomi meningkat jelang Ramadhan
Baca juga: Brimob selesaikan sumur bor di Tapanuli Tengah penuhi kebutuhan dasar
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































