Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyampaikan apresiasi atas komitmen Amerika Serikat melalui Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) dalam memenuhi ketentuan kewajiban sertifikasi halal sesuai regulasi di Indonesia.
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menilai hal ini sebagai perkembangan positif kerja sama internasional dalam implementasi kebijakan sertifikasi halal.
“Kami sampaikan apresiasi kepada USDA atas komitmennya untuk mematuhi standar halal kita,” kata Haikal.
“Ini mencerminkan bahwa sistem jaminan produk halal Indonesia, yang merupakan wujud tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat kita, diakui dan dipatuhi oleh pelaku usaha global,” imbuhnya.
Baca juga: Wamendag: Ekspor produk halal bisa naik seiring MRA sertifikasi halal
Lebih lanjut, Haikal juga menegaskan bahwa sikap AS tersebut membuktikan bahwa sistem Jaminan Produk Halal (JPH) Indonesia dapat diterima secara universal dan tidak bertentangan dengan praktik perdagangan internasional.
Selain itu, ia juga menyatakan bahwa komitmen tersebut merupakan hasil dari proses dialog dan diplomasi konstruktif yang panjang antara BPJPH dan otoritas AS tersebut.
“Prosesnya memang cukup panjang. Sejak saya datang langsung ke USDA di Amerika Serikat, kemudian mereka membalas kunjungan kami ke Indonesia. Lalu, pejabat setingkat Menko Perekonomian mereka datang ke kantor kami (BPJPH). Setelah itu kami lanjutkan dengan serangkaian diskusi yang cukup alot. Dan kini hasilnya sangat positif,” jelas Haikal.
Ia menambahkan, proses membutuhkan setidaknya enam kali rapat dan diskusi mendalam terkait sertifikasi halal.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































