BNPB lakukan modifikasi cuaca, reduksi hujan di Banten

2 weeks ago 15

Serang (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) menggunakan pesawat untuk mereduksi potensi cuaca buruk dan curah hujan tinggi yang melanda Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Serang.

"Ini menjadi perhatian kami agar curah hujan direduksi sehingga penanganan berat, seperti evakuasi dan distribusi logistik, bisa maksimal," ujar Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto setelah menyerahkan bantuan logistik dan peralatan penanganan darurat bencana kepada Pemerintah Kabupaten Serang di Serang, Rabu.

Ia menjelaskan langkah cepat ini diambil merespons laporan Pemerintah Kabupaten Serang mengenai bencana hidrometeorologi basah yang cukup lengkap, meliputi banjir, tanah longsor, dan angin kencang, akibat cuaca ekstrem.

Operasi modifikasi cuaca tersebut dijalankan melalui Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, mengingat lokasi Banten yang berdekatan dengan Ibu Kota.

Baca juga: Banjir di Kabupaten Tangerang meluas hingga 24 kecamatan

Ia menjelaskan operasi ini telah berjalan sejak lima hari lalu dan diputuskan untuk diperpanjang hingga Sabtu (24/1).

"Cakupan wilayahnya tidak hanya Banten, tetapi juga melingkupi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," katanya.

Selain upaya pengurangan curah hujan, BNPB juga telah berkoordinasi dengan Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Serang terkait dengan rencana relokasi bagi masyarakat terdampak bencana.

Agus menyebutkan proses relokasi tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Opsi yang tersedia, meliputi relokasi mandiri atau terpusat (sentralisasi).

"Nanti akan dibangunkan rumah. Namun, jika pilihannya adalah relokasi tersentral dalam satu hamparan, maka pemerintah daerah harus menyiapkan lahan nya," katanya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, 625 jiwa atau 187 kepala keluarga (KK) masih bertahan di pengungsian akibat bencana hidrometeorologi melanda wilayah tersebut hingga Rabu malam.

Baca juga: BMKG: Waspada hujan lebat dan banjir rob di Banten pekan ini

Baca juga: BPBD: 44 rumah di Kota Serang rusak akibat cuaca ekstrem

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |