Jakarta (ANTARA) - Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzechi percaya diri bisa bersaing memperebutkan gelar pada musim 2026.
The Bezz, julukannya, menilai bahwa performa apik yang dijalaninya selama serangkaian seri terakhir di musim 2025 kian meningkatkan motivasinya untuk bisa bersaing dengan pembalap-pembalap lain dalam perebutan gelar.
"Saya sangat termotivasi dan saya tidak sabar untuk bersenang-senang di atas sadel. Penutup musim 2025 sangat positif dan itu semakin meningkatkan kepercayaan diri kami," ujar Bezzecchi dikutip dari MotoGP, Minggu.
Baca juga: Bos Aprilia yakin Bezzecchi bakal kalahkan Marc Marquez
Pembalap bernomor 72 ini memulai langkah yang sangat mengejutkan musim lalu dengan menempati peringkat ketiga klasemen setelah mengoleksi 353 poin atau berada di bawah duo Marquez yakni Marc Marquez dan Alex Marquez yang berada di peringkat pertama dan kedua.
Selain Bezzecchi, Aprilia juga mencatatkan performa mengesankan setelah mengunci peringkat kedua klasemen tim konstruksi dengan mendulang 418 poin atau berada di bawah Ducati Lenovo.
Torehan tersebut menjadi pencapaian terbaik Aprilia sepanjang keikutsertaan di MotoGP setelah untuk pertama kalinya mampu mengoleksi lebih dari 400 poin dalam satu musim.
Baca juga: Bezzechi tutup musim dengan juara GP Valencia
Dengan pengembangan RS-GP 26, The Bezz yakin bisa tampil lebih menjanjikan untuk musim baru mendatang meski ada sejumlah pekerjaan untuk pengembangan yang masih dilakukan.
"Saya tidak sabar untuk memulai dan kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, meskipun kami sebenarnya tidak pernah berhenti. Di Noale, perusahaan bekerja dengan intensif dan saya terus berlatih," ujar pembalap asal Italia ini.
Pembalap berusia 27 tahun ini menargetkan untuk tampil sebaik mungkin di awal musim dan terus konsisten menatap satu kalender balapan di tahun 2026.
Baca juga: Martin berharap bisa terus berkembang bersama Aprilia Racing
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































