Basarnas kerahkan Kopaska-BSG cari 129 korban tenggelamnya Kapal Virgo

3 hours ago 6
Khusus untuk KRI Canopus, ini merupakan kapal terbaru dari TNI AL yang dimiliki oleh Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Kami berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal

Banjarmasin (ANTARA) - Basarnas mengerahkan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama Basarnas Special Group (BSG), dan tim khusus penyelam lainnya, dalam operasi SAR pencarian bawah air (underwater) untuk mencari 129 korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan personel dengan kemampuan khusus tersebut dipersiapkan untuk mendukung operasi underwater menggunakan KRI Canopus yang telah berada di lokasi dan memiliki kemampuan pencarian bawah air.

“Khusus untuk KRI Canopus, ini merupakan kapal terbaru dari TNI AL yang dimiliki oleh Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Kami berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal,” kata Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin.

Baca juga: Basarnas: 22 armada laut-udara dikerahkan cari 129 korban Kapal Virgo

Ia menyebutkan personel yang akan dilibatkan dalam operasi underwater berasal dari Basarnas, BSG, Kopaska TNI AL, serta tim penyelam yang sedang dipersiapkan untuk diterjunkan ke lokasi pencarian sesuai kondisi cuaca dan arus perairan.

Namun tim penyelam belum diturunkan karena kondisi arus di lokasi belum memungkinkan, sehingga Basarnas masih mengutamakan keselamatan personel sambil menunggu kondisi yang lebih aman untuk melaksanakan operasi pencarian bawah air.

Baca juga: KN SAR Kamajaya dikerahkan dukung pencarian korban KMP Virgo

“KRI Canopus yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan searching underwater sudah ada di lokasi. Namun untuk menurunkan personel-personel yang memiliki kemampuan underwater, karena memang kondisi arus tidak memungkinkan, sampai di jam ini belum kita turunkan,” ucapnya.

Selain kemampuan pencarian bawah air, kata dia, KRI Canopus memiliki drone yang dapat dioperasikan di bawah air untuk membantu tim SAR dalam pencarian korban ketika kondisi perairan memungkinkan pelaksanaan operasi underwater.

Basarnas juga masih menginventarisasi dan mendatangkan personel yang memiliki kemampuan khusus untuk penyelaman, sedangkan personel BSG telah dalam perjalanan menuju Banjarmasin untuk memperkuat operasi SAR terhadap korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Baca juga: Menhub: Tim SAR berhasil evakuasi 114 korban Kapal Virgo, 6 meninggal

Baca juga: Kapal Virgo bawa 243 orang hilang kontak di perairan Laut Jawa

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |