Karawang (ANTARA) - Bencana banjir melanda wilayah Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyusul jebolnya tanggul Sungai Kalimalang di daerah tersebut, Jumat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Usep Supriatna di Karawang, Jumat menyampaikan atas peristiwa jebolnya tanggul, petugas telah mengerahkan perahu untuk membantu proses evakuasi warga terdampak.
Ia mengimbau agar masyarakat segera mengungsi, terutama kelompok rentan, serta mengamankan kendaraan dan barang berharga ke lokasi yang lebih tinggi dan aman.
Sedangkan dalam penanganan darurat, katanya, BPBD Karawang telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk PJT II Jatiluhur dan BBWS.
"Untuk material penanganan tanggul berupa bronjong dan karung pasir telah dikirimkan ke lokasi, guna mencegah luapan air semakin meluas," katanya.
Baca juga: BNPB siap penuhi kebutuhan dasar pengungsi banjir di Kudus
Selain itu, BPBD juga menyampaikan agar pihak PJT II Jatiluhur menutup satu pintu bendungan yang mengaliri air ke sungai tersebut .
Titik tanggul yang jebol berlokasi di wilayah Telukjambe Barat, dengan lebar sekitar 5 meter.
Peristiwa itu mengakibatkan air sungai meluap ke sipon saluran sekunder Cisalak, hingga merendam kawasan pemukiman warga di Dusun Cisalak, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.
Sesuai informasi awal, sekitar 400 keluarga terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Kalimalang.
Ketinggian air mencapai sekitar 50-70 sentimeter. Namun ketinggian air mengalami peningkatan seiring dengan semakin derasnya buangan akibat jebolnya tanggul sungai.
Baca juga: SDA Jakut lakukan pengerukan belasan sungai sepanjang 2025
Sementara itu, atas kejadian itu Bupati Karawang Aep Syaepuloh melakukan peninjauan ke sejumlah titik terdampak jebolnya tanggul sungai Kalimalang.
Bupati menyampaikan, setelah mendapatkan laporan sekitar pukul 09:20 WIB mengenai tanggul sungai yang mengalami pengikisan, pihaknya langsung Dinas PUPR, BPBD, Kepala Dinas Sosial bersama PJT II Jatiluhur.
"Kami juga menghaturkan terima kasih kepada pak Gubernur, PJT II, BBWS dan segenap pihak terkait yang selalu cepat tanggap dalam situasi keadaan darurat," katanya.
Baca juga: Ketika sungai menagih jawaban
Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































