AUP-STP Jakarta kerahkan ratusan taruna bersihkan rumah di Agam

1 week ago 4

Lubuk Basung (ANTARA) - Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP-STP) Jakarta mengerahkan sebanyak 200 taruna untuk membantu pembersihan rumah, sekolah, pasar, jalan dan fasilitas umum yang terdapat material banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Humas Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta Rico Adhitya Septiawan di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan ke-200 taruna tersebut disebar di Nagari atau Desa Sungai Batang dan Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

"Taruna kita bagi tiga lokasi dan setiap lokasi dengan jumlah 50-100 orang," katanya.

Ia mengatakan AUP-STP Jakarta sudah berada di Sumbar semenjak minggu lalu dan di Agam pada Senin (26/1).

Di Kabupaten Agam mereka membantu pembersihan material banjir bandang yang masih ada di rumah, sekolah, jalan, pasar dan fasilitas lainnya.

Namun pembersihan tersebut tergantung arahan dari pihak Kecamatan Tanjung Raya.

"Kita selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan terkait program pembersihan yang bakal dilakukan. Dalam membersihkan material, juga kerja sama dengan Polri," katanya.

Ia mengakui AUP-STP Jakarta rencana membantu pembersihan material selama 45 hari, sehingga keberadaan taruna dapat membantu warga terdampak bencana.

"Ini bentuk partisipasi kami dalam membantu warga terdampak banjir bandang di Agam," katanya.

Salah seorang warga Maninjau Amsuri mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan adanya kolaborasi lembaga tersebut, sehingga material bisa dibersihkan.

"Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan dari pihak taruna AUP-STP Jakarta dan Polri yang bersama-sama membersihkan material tanah longsor," katanya .

Halaman rumahnya itu dipenuhi material banjir bandang setelah dinding pembatas rumahnya jebol dampak banjir bandang terjadi pada akhir 2025.

Akibatnya air beserta material masuk ke dalam halaman rumah setinggi 40 centimeter, sehingga halaman rumahnya dipenuhi material.

Bupati Agam Benni Warlis menambahkan Pemkab Agam tidak sendiri dalam penanganan bencana di tersebut, karena ada pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan relawan.

Untuk itu, ia mengucapkan terimakasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan semenjak dari awal sampai sekarang.

"Bantuan berdatangan baik berupa logistik maupun tenaga untuk pencarian dan pembersihan material," katanya.

Baca juga: PMI Sumut distribusikan air bersih ke lokasi terdampak di Tapteng

Baca juga: Enam jembatan diresmikan, akses Agam kembali lancar pascabencana

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |