ASDP: Pergerakan mudik di Pelabuhan Merak-Ciwandan mulai meningkat

1 week ago 5
Sejauh ini peningkatannya masih relatif aman, sekitar lima persen. Prediksi kami, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret 2026 mendatang,

Kabupaten Tangerang (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku pengelola utama Pelabuhan Merak-Ciwandan menyebutkan bahwa aktivitas pergerakan arus mudik Lebaran menuju Pulau Sumatera mulai mengalami peningkatan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo di Tangerang, Minggu menyampaikan bahwa memasuki periode cuti bersama libur Lebaran volume kendaraan di Pelabuhan Merak-Ciwandan menuju Sumatera saat ini mengalami peningkatan hingga lima persen bila dibanding dengan jumlah harian sebelumnya.

"Sejauh ini peningkatannya masih relatif aman, sekitar lima persen. Prediksi kami, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret 2026 mendatang," katanya.

Ia mengatakan, untuk pergerakan kendaraan di pelabuhan penyeberangan pada pekan ke tiga bulan suci Ramadhan ini didominasi oleh kendaraan pribadi baik roda empat maupun dua.

Baca juga: ASDP pastikan kesiapan penyeberangan kapal feri mudik Lebaran 2026

"Contohnya di H-7 ini, sudah terjadi peningkatan khususnya bagi pengguna kendaraan roda dua dan kendaraan keluarga," ucapnya.

Menurutnya, kenaikan aktivitas kendaraan yang hendak melakukan mudik Lebaran ini mulai terjadi seiring mendekati perayaan Idul Fitri.

Selain itu, adanya pergerakan awal dari penumpang mudik ini ditopang atas adanya kebijakan pemerintah yang memberlakukan Work From Anywhere (WFA) bagi sebagian pegawai di instansi dan lembaga.

"Kemungkinan Lebaran kali ini berbeda. Karena adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah, lalu libur dan cuti bersama yang diperpanjang, masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih leluasa untuk melakukan perjalanan," paparnya.

Baca juga: KSOP datangkan KN Masalembu urai kepadatan mudik di Pelabuhan Jangkar

Ia juga bilang, untuk periode arus mudik Lebaran tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana, ASDP memproyeksikan bila pergerakan penyeberangan akan mencapai angka sekitar 9,3 persen.

"Untuk proyeksi tahun ini, kami memperkirakan ada kenaikan sebesar 9,3 persen untuk wilayah penyeberangan dibanding tahun lalu," ujarnya.

Kendati demikian, sebagai mendukung kelancaran mudik, maka pihaknya telah memastikan kesiapan penyelenggaraan layanan penyeberangan tersebut.

Hal itu, dilakukan melalui persiapan penguatan posko pelayanan dan pengendalian transportasi yang disediakan di beberapa titik menuju Pelabuhan Merak dan Ciwandan sebagai penyeberangan utama antara Pulau Jawa - Sumatra.

Baca juga: ASDP operasikan 35 kapal urai kepadatan pemudik di Pelabuhan Gilimanuk

"Kami ingin memastikan bahwa posko kami disiapkan dalam keadaan baik untuk melayani masyarakat, terutama bagi mereka yang belum memiliki tiket. Mereka bisa melakukan reservasi tiket di sini," ungkapnya.

Untuk layanan ASDP melalui posko-posko terpadu yang disediakan dipastikan telah siap melayani seluruh kebutuhan para pengguna jasa penyeberangan antar pulau tersebut.

Dimana, pihaknya juga menyediakan sejumlah fasilitas seperti layanan informasi terkait penyeberangan, tempat istirahat hingga penjualan tiket untuk kebutuhan mudik Lebaran.

"Kemudian, kami juga ingin memastikan bahwa pelayanan di sini sangat baik, sehingga para pengguna jasa bisa menggunakan posko kami dengan nyaman," kata dia.

Baca juga: ASDP: Pemudik Jawa ke Sumatera mulai bergerak sejak H-8 Lebaran

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |