Anggota DPR minta Kemenpar fokus kembangkan desa wisata secara merata

2 weeks ago 12

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief meminta Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk lebih memfokuskan program pengembangan desa wisata secara merata di seluruh daerah, khususnya dalam meningkatkan status desa wisata dari kategori rintisan menuju desa wisata mandiri.

Menurut dia, masih ada kesenjangan pengembangan desa wisata di daerah. Dari lebih dari 6.000 desa wisata secara nasional, sebagian besar masih berada pada kategori rintisan.

“Di beberapa daerah, termasuk daerah pemilihan kami, desa wisata masih didominasi kategori rintisan, hampir tidak ada desa wisata mandiri. Padahal klasifikasi desa wisata ini sudah sangat baik, tinggal bagaimana kita memperkuatnya di lapangan,” kata Hendry di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pengembangan desa wisata tidak boleh hanya terfokus pada daerah tertentu, melainkan perlu disebar secara merata agar manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh masyarakat desa.

“Jangan hanya fokus pada daerah yang itu-itu saja. Tahun 2026 perlu ada program yang secara khusus mendorong desa wisata naik kelas, dari rintisan menjadi berkembang, maju, hingga mandiri,” kata dia.

Selain itu, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor pariwisata dan UMKM sebagai kunci utama keberhasilan desa wisata. Menurut dia, UMKM adalah sektor penentu bagi perkembangan wisata.

“Bagaimana Kementerian Pariwisata bisa berkolaborasi dengan UMKM yang ada di desa wisata agar ekonomi lokal benar-benar bergerak dan desa wisata bisa mandiri,” kata dia.

Selain itu, dia juga menyoroti peran ekonomi kreatif dalam mendukung pariwisata, termasuk fenomena budaya lokal yang viral dan mampu menarik perhatian dunia. Menurut dia, ekonomi kreatif telah terbukti mampu menjadi kekuatan besar ekonomi.

“Fenomena budaya lokal yang dikemas secara kreatif bisa mendunia dan memberi dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dia pun turut mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan sektor industri dan pendidikan vokasi, agar pengembangan pariwisata selaras dengan penciptaan lapangan kerja berkualitas dan kewirausahaan, sebagaimana arah pembangunan nasional.

Untuk itu, dia pun berharap Kementerian Pariwisata dapat mempercepat dukungan terhadap destinasi dan desa wisata potensial di daerah agar pengembangan pariwisata nasional semakin inklusif dan berkelanjutan.

“Kita perlu program kolaboratif lintas sektor yang bisa dibawa langsung ke daerah pemilihan. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama agar pariwisata benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.

Baca juga: Komisi VII DPR RI minta KPI Desa Wisata fokus naik kelas

Baca juga: Kemenpar-Kemenkop percepat pendirian Kopdes Merah Putih di desa wisata

Baca juga: Kemenpar jelaskan langkah mitigasi bencana di destinasi wisata alam

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |