94 pompa dioperasikan atasi banjir di Jakut

2 weeks ago 12

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara menyebutkan sebanyak 94 pompa dioperasikan secara maksimal untuk mengatasi banjir yang terjadi pada Minggu (18/1) hingga akhirnya berangsur surut.

“Total ada 72 pompa stasioner dan 22 pompa mobile terus dioperasikan untuk mengatasi akumulasi yang terjadi di wilayah Jakarta Utara pada Minggu (18/1),” kata Kepala Sudin SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi di Jakarta, Senin.

Saat ini pompa stasioner masih beroperasi, sementara sebagian pompa mobile tetap disiagakan untuk mengantisipasi kondisi lanjutan.

Menurut dia, seluruh pompa, baik stasioner maupun mobile telah dioperasikan tanpa henti sejak hujan mulai turun, bahkan sebelum pembekuan terjadi. Namun, hujan ekstrem yang berlangsung cukup lama dan merata di sejumlah wilayah, ditambah dengan kondisi udara laut yang sedang pasang, menyebabkan penumpukan di beberapa titik.

“Operasional pompa sudah berjalan maksimal selama lebih dari 24 jam. Hingga saat ini, pompa stasioner masih terus beroperasi dan sebagian pompa mobile tetap kami siagakan,” kata Suwandi.

Upaya tersebut membuahkan hasil, di mana sejumlah ruas jalan yang sempat tergenang, seperti Jalan Kelapa Gading Boulevard Barat serta Jalan Gunung Sahari Raya di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, berhasil surut pada Minggu malam.

"Untuk penanganan di Jalan Gunung Sahari Raya, kami mengerahkan enam pompa mobile. Upaya ini akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak banjir di Jakarta Utara dapat tertangani dengan baik. Kami akan terus mengerahkan pompa secara optimal," ujarnya.

Baca juga: Banjir di Jakut telah surut pada Minggu malam

Baca juga: Empat RT dan 12 ruas jalan di Jakut masih terendam banjir hingga malam

Baca juga: Forkopimko Jakut salurkan bantuan bagi penyintas banjir

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |