8 manfaat agar-agar untuk pencernaan dan kesehatan

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Agar-agar tidak hanya dikenal sebagai makanan penutup yang menyegarkan, tetapi juga mengandung serat yang dapat mendukung kesehatan pencernaan. Manfaatnya tetap perlu dilihat dari jumlah konsumsi dan bahan tambahan yang digunakan saat mengolahnya.

Agar-agar dibuat dari rumput laut dan memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat sendiri berperan dalam membantu menjaga fungsi saluran pencernaan dan keteraturan buang air besar.

Berikut delapan manfaat agar-agar yang dapat diperoleh jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Baca juga: Ahli gizi rekomendasikan camilan pagi untuk bantu atasi sembelit

Baca juga: Serat saat puasa tak harus dari suplemen, kata ahli gizi

1. Membantu melancarkan buang air besar

Kandungan serat pada agar-agar dapat membantu menambah massa tinja dan mendukung pergerakan usus. Asupan serat yang cukup diketahui dapat membantu melunakkan tinja dan meningkatkan frekuensi buang air besar.

Namun, konsumsi serat perlu diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Menambah serat secara berlebihan tanpa cukup minum justru dapat membuat sebagian orang mengalami keluhan pencernaan.

2. Mendukung kesehatan pencernaan

Serat merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga fungsi sistem pencernaan. Sebagian serat juga dapat dimanfaatkan oleh bakteri baik di dalam usus sehingga membantu mendukung lingkungan mikrobiota usus.

Karena itu, agar-agar dapat menjadi salah satu pilihan makanan berserat dalam menu sehari-hari.

3. Membantu memberikan rasa kenyang

Makanan yang mengandung serat cenderung memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan yang rendah serat. Kondisi tersebut dapat membantu seseorang mengatur pola makan dan mengurangi keinginan makan berlebihan.

Meski demikian, manfaat ini sangat bergantung pada cara pengolahan. Agar-agar yang dibuat dengan banyak gula atau sirup tetap dapat menyumbang asupan gula dan kalori yang cukup tinggi.

Baca juga: Sederet makanan serat larut yang mendukung pencernaan yang lancar

4. Membantu menjaga keteraturan BAB

Konsumsi makanan berserat secara rutin dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar. Serat dapat membantu meningkatkan volume dan kelembutan tinja sehingga proses pengeluarannya lebih mudah.

Agar-agar dapat dikombinasikan dengan sumber serat lain seperti buah, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian agar kebutuhan serat harian lebih beragam.

5. Mendukung kesehatan mikrobiota usus

Serat tertentu dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri yang hidup di saluran pencernaan. Aktivitas bakteri tersebut menghasilkan senyawa seperti asam lemak rantai pendek yang berperan dalam kesehatan usus.

Namun, penelitian mengenai manfaat spesifik agar-agar terhadap mikrobiota manusia masih terus berkembang. Karena itu, manfaat tersebut tidak sebaiknya dianggap sebagai efek khusus yang pasti terjadi pada setiap orang.

6. Dapat menjadi pilihan makanan rendah lemak

Agar-agar pada dasarnya merupakan bahan berbasis rumput laut yang digunakan untuk membentuk tekstur gel. Bahan ini dapat menjadi pilihan makanan yang relatif ringan, terutama jika dibuat tanpa tambahan gula berlebihan.

Untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik, agar-agar dapat dikonsumsi bersama potongan buah segar dibandingkan dengan tambahan krim, susu kental manis atau sirup dalam jumlah banyak.

Baca juga: Sulit buang air besar? ketahui penyebabnya sejak dini

7. Membantu memenuhi kebutuhan serat

Serat merupakan zat gizi yang penting, tetapi banyak orang masih mengonsumsi serat dalam jumlah yang kurang. Serat berperan dalam pencernaan, rasa kenyang serta berbagai aspek kesehatan metabolik.

Agar-agar dapat menjadi salah satu sumber serat, tetapi sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya sumber. Pola makan tetap perlu mencakup beragam makanan nabati.

8. Dapat menjadi camilan yang lebih sehat

Agar-agar dapat menjadi alternatif camilan, terutama jika dibuat menggunakan sedikit gula dan dipadukan dengan buah. Pilihan tersebut dapat membantu menambah variasi makanan sekaligus memberikan asupan serat.

Sebaliknya, agar-agar dengan banyak gula, susu kental manis, krim atau pemanis lainnya tidak otomatis menjadi makanan sehat hanya karena bahan utamanya berasal dari rumput laut.

Cara mengonsumsi agar-agar agar lebih sehat

Agar manfaatnya lebih optimal, pilih agar-agar dengan tambahan gula secukupnya. Buah segar dapat ditambahkan untuk meningkatkan kandungan serat dan memperkaya zat gizi.

Selain itu, kebutuhan cairan juga perlu diperhatikan ketika meningkatkan konsumsi serat. Asupan air yang cukup membantu serat bekerja dengan baik dalam saluran pencernaan.

Perlu dipahami pula bahwa agar-agar bukan obat untuk sembelit. Jika sulit buang air besar berlangsung terus-menerus, berulang, atau disertai nyeri hebat, darah pada tinja, muntah maupun penurunan berat badan tanpa sebab jelas, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Dengan kandungan serat dan fleksibilitas dalam pengolahan, agar-agar dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, manfaatnya akan lebih optimal jika dikonsumsi bersama makanan bergizi lainnya dan tidak dibuat dengan tambahan gula secara berlebihan.

Baca juga: Dokter ungkap kebiasaan nomor satu agar buang air besar lebih lancar

Baca juga: Smoothie kiwi jadi pilihan minuman malam untuk bantu redakan sembelit

Baca juga: Minuman pagi selain kopi yang bantu atasi sembelit

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |