Tangerang (ANTARA) - Sebanyak 50 peserta dari lulusan baru perguruan tinggi di Indonesia mengikuti seleksi program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tahun 2025 di Kantor Pusat AirNav Indonesia.
Sedianya dari para peserta magang ini akan mendukung pelaksanaan pengembangan transformasi digital yang tengah dijalankan AirNav Indonesia.
"Program MagangHub Kemnaker adalah platform magang nasional khusus yang disiapkan pemerintah bagi lulusan baru atau fresh graduate dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia," kata Direktur SDM dan Umum AirNav Indonesia Didiet KS Radityo dalam keterangannya diterima di Tangerang, Minggu.
Ia mengatakan dari total peserta magang tersebut tidak serta merta diserahkan kepada AirNav Indonesia oleh Kemnaker selaku pemilik Program MagangHub tanpa melalui proses seleksi.
Baca juga: Kemnaker tingkatkan layanan pendaftaran program magang di Maganghub
Ia mengatakan hanya para peserta yang dinyatakan lolos kualifikasi berhak untuk menjalankan pemagangan di AirNav Indonesia.
"Jadi, ada koordinasi sebelumnya antara kami dengan Kemnaker untuk menentukan kualifikasi pendidikan apa yang kami butuhkan. Kebetulan, saat ini AirNav sedang melaksanakan proses Transformasi Digital, maka hanya para peserta yang memiliki background atau kualifikasi teknologi informatika yang kami terima," ujarnya.
Ia mengatakan saat ini Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonsia (LPPNPI) atau Airnav Indonesia tengah mengembangkan transformasi digital, antara lain Manajemen Tata Kelola TI Terintegrasi, Pengelolaan Portfolio TI Terstruktur, Peningkatan Kapabilitas dan Budaya Literasi TI, Manajemen Layanan IT-OT dan Manajemen Aset, Manajemen dan Tata Kelola Data, serta program Penguatan Data dan Analitik.
"Selain itu, Airnav Indonesia juga menyiapkan program berbasis teknologi lainnya untuk mendukung kegiatan operasional layanan navigasi," ucapnya.
Didiet mengungkapkan program-program tersebut meliputi Modernisasi Pelayanan Navigasi Udara Indonesia, Peningkatan Layanan Navigasi Penerbangan, Peningkatan Aplikasi Perusahaan, Optimalisasi Manajemen Informasi dan Jaringan.
Selain itu, Penguatan Disaster Recovery, Tata Kelola dan Manajemen Risiko Siber, Manajemen Posture & Vulnerability, Proteksi Akses dan Informasi, Proteksi System Network & Endpoint, Pemantauan Keamanan dan Incident Responses, Pengembangan Pendapatan Bisnis Baru, serta Penerapan Green Ecosystem.
"Melalui program magang ini, nantinya peserta belajar bagaimana teknologi menjadi fondasi penting bagi keselamatan dan efisiensi layanan navigasi penerbangan. Kami optimistis para peserta akan mendapatkan pengalaman yang cukup berharga, yaitu turut berkontribusi terhadap upaya AirNav Indonesia dalam melaksanakan proses transformasi digital," paparnya.
Ia mengemukakan kegiatan pemagangan bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan.
Melalui program ini, AirNav Indonesia berperan sebagai tempat belajar, pembimbing, sekaligus penggerak peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional, khususnya di sektor navigasi penerbangan.
Sebagaimana diketahui, program ini termasuk pelatihan kerja yang dilaksanakan di industri di bawah pendampingan, bimbingan, dan/atau pengawasan mentor. Program pemagangan ini terbuka untuk semua sektor seperti food & beverages, industri kreatif & digital, hingga pariwisata.
Baca juga: KAI Dukung Program Maganghub Kemnaker, Siapkan SDM Muda yang Unggul dan Berkarakter
Baca juga: Menaker Luncurkan Program Pemagangan bagi Lulusan Perguruan Tinggi
Kemudian, para peserta terpilih tersebut adalah para lulusan yang melakukan pendaftaran melalui situs resmi www.maganghub.kemnaker.go.id serta platform SIAPkerja Kemnaker di www.siapkerja.kemnaker.go.id.
Selama proses pemagangan, para peserta Program MagangHub akan mendapatkan uang saku bulanan yang akan dibayarkan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
"Melalui program praktik kerja ini, kami berharap peserta magang tidak hanya belajar aspek teknis, tetapi juga memahami bagaimana teknologi berperan langsung dalam menjaga keselamatan dan kelancaran penerbangan di langit Indonesia," kata dia.
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































