Jakarta (ANTARA) - Aktor asal Tiongkok, Zhou Yiran memakan sejumlah camilan hingga minuman tradisional khas Indonesia saat gelaran jumpa penggemar dalam acara “WeTV Always More 2026” yang berlangsung di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu malam.
Di sela-sela jumpa penggemar itu, Edric Tjandra yang menjadi pembawa acara memperkenalkan sejumlah camilan dan minuman tradisional yang ada di atas panggung dan Zhou Yiran tampak antusias untuk mencoba.
Camilan pertama pertama yang Yiran coba adalah onde-onde. Usai menyantap, Edric menanyakan Yiran seberapa enak nilai makanan itu 1-10.
“Delapan (dinilainya). Tapi ini rasanya bikin gendut ya,” tutur Yiran sambil tertawa.
Setelah onde-onde, Yiran mencoba memakan klepon dan menyukai makanan manis itu yang juga disertai kelapa.
“Sembilan, karena aku juga suka manis, jadi apalagi diluarnya itu ada bau kelapa gitu aku sangat suka dan ditambah lagi dia bukan digoreng jadinya kalorinya engga banyak deh,” kata dia.
Zhou Yiran juga mencoba memakan Sate, rupanya sangat menikmati makanan tersebut, “Aku kasih dia (sate) nilai sepuluh, tapi kayanya udah dingin ya jadi agak keras, kalau masih anget mungkin lebih enak ya. Aku suka,” ujar dia.
Baca juga: Drama mikro China yang menyihir layar kita
Aktor asal Tiongkok, Zhou Yiran saat jumpa penggemar dalam acara “WeTV Always More 2026”, di Jakarta, Rabu (19/11/2025). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)Tidak hanya menikmatinya, bintang drama China populer “When I Fly Towards You” itu juga membagikan Sate yang dinilainya enak untuk penggemar.
Selain mencicipi sejumlah camilam, Zhou Yiran juga mencoba minuman cendol dan menikmatinya hingga menambah beberapa kali.
“Ini enak, saya suka. Mungkin tadi pas saya awal minum itu belum keaduk dengan baik jadinya agak aneh mungkin, tapi makin lama makin diminum makin enak,” kata dia.
Baca juga: Meng Ziyi terkesan kemampuan Bahasa Mandarin penggemar Indonesia
Baca juga: Melihat industri kreatif di Changsha
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































