WhatsApp tambahkan fitur passkey untuk mengakses cadangan obrolan

3 months ago 30

Jakarta (ANTARA) - WhatsApp menambahkan fitur passkey untuk mengakses cadangan obrolan yang terenkripsi dari ujung ke ujung.

Dengan fitur ini, pengguna dapat menggunakan metode seperti pemindaian sidik jari atau wajah atau menggunakan kode kunci layar perangkat sebelumnya untuk membuka cadangan obrolan WhatsApp ketika ponsel hilang.

Menurut siaran TechCrunch pada Kamis (30/10), WhatsApp selama bertahun-tahun tidak memiliki lapisan enkripsi untuk cadangan obrolan.

Namun, Meta selaku perusahaan induk pada tahun 2021 memperkenalkan opsi enkripsi ujung ke ujung untuk melindungi cadangan obrolan menggunakan kata sandi atau kunci enkripsi sepanjang 64 karakter.

Masalahnya, pengguna harus mengingat kata sandi cadangan atau menyimpan kunci enkripsi tersebut agar dapat memulihkan data.

Dengan hadirnya passkey, pengguna tidak lagi perlu mengingat atau mencari kata kunci perangkat.

Baca juga: WhatsApp hadirkan fitur terjemahan pesan di Android dan iOS

WhatsApp menyampaikan bahwa fitur barunya akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa pekan dan bulan mendatang.

Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat membuka menu "Settings" lalu pilih "Chats", ketuk "Chat Backup", dan pilih "End-to-end Encrypted Backup."

Setelah itu, pengguna dianjurkan memeriksa apakah opsi passkey sudah tersedia bagi mereka.

Guna meningkatkan keamanan pengguna aplikasinya, WhatsApp juga telah meluncurkan fitur baru untuk mendeteksi praktik penipuan yang menyasar kelompok orang berusia lanjut.

Meta akan menampilkan peringatan di WhatsApp ketika pengguna mencoba membagikan layar selama panggilan dengan kontak yang tidak dikenal.

Metode berbagi layar kerap digunakan penipu untuk mencuri informasi sensitif seperti data perbankan atau kode verifikasi.

Baca juga: WhatsApp batasi pengiriman pesan tanpa balasan untuk cegah spam

Baca juga: WhatsApp dan Messenger rilis fitur untuk lindungi lansia dari penipuan

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |