Turnamen tenis dan padel The Prime akan perebutkan piala bergilir

3 months ago 16

Jakarta (ANTARA) - Turnamen tenis dan padel rekreasional, The Prime, yang berlangsung 25-26 Oktober akan memperebutkan piala bergilir.

“Lewat piala bergilir ini, kami ingin melahirkan tradisi baru di mana setiap komunitas yang juara akan tercatat namanya di piala tersebut, sehingga menjadi kebanggaan bersama dan motivasi bagi tahun-tahun berikutnya,” kata ketua penyelenggara Annisa Dyah Wijayanti, pada jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Turnamen dijadwalkan dimainkan di Anwa Racquet Club, Jakarta Barat, dengan beberapa kategori pertandingan tenis dan padel, termasuk kategori spesial Double Women Community yang menjadi sorotan tahun ini.

Pada turnamen ini, kategori yang akan dipertandingkan adalah beregu pemula putri, tunggal putri pemula, tunggal putri lanjutan (intermediate), ganda putri lanjutan, tunggal putra Open (tidak boleh diikuti petenis nasional aktif) untuk tenis, dan untuk padel terdapat kategori bronze putri, dan kategori pesohor yang akan diikuti 16 pasang pemain.

Annisa kemudian menjelaskan alasan mengenai banyaknya nomor pertandingan untuk perempuan pada turnamen kali ini.

“Ini kan levelnya beginner, jadi beginner ini kita lihat dari komunitas dan berdasarkan diskusi dengan PELTI dan Direktur Turnamen, dari beginner ini banyaknya komunitas perempuan,” ujar Annisa.

“Kami juga mempertimbangkan dari sisi durabilitas. Kalau perempuan bermain tunggal, biasanya cepat capek, tapi kalau laki-laki apalagi kayak mantan atlet, pelatih, atau hitting partner itu durabilitasnya panjang sekali,” lanjutnya.

Baca juga: Timnas padel siap bertarung dalam kejuaraan Asia di Qatar

Sementara itu, Direktur Turnamen Septi Mende menjelaskan, pihaknya tengah melakukan proses screening atau seleksi pemain untuk memastikan setiap peserta bertanding sesuai dengan level kemampuannya.

“Kami memperhatikan betul data diri dan prestasi pemain sebelum kompetisi. Tujuannya agar pertandingan berjalan kompetitif dan tidak ada pemain yang turun level hanya demi menjadi juara,” kata Septi, yang juga merupakan pelatih bersertifikat ITF Level 3.

Ajang ini turut didukung oleh Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI). Ketua Pengembangan Komunitas PELTI Gito Suryono menilai The Prime berpotensi besar dalam memperkuat ekosistem tenis di tanah air.

“Kompetisi seperti ini sangat ditunggu-tunggu karena bukan sekadar main bareng, tapi juga menjadi wadah mengekspresikan hasil latihan. Jika berkelanjutan, kegiatan ini bisa berkembang ke tingkat nasional atau provinsi,” ujarnya.

Selain pertandingan utama, acara ini turut menghadirkan rangkaian kegiatan pendukung seperti celebrity fun match dan coaching clinic tennis for adults, untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk belajar langsung dari pelatih berpengalaman.

Baca juga: Liga padel amatir pertama di Indonesia resmi bergulir

Baca juga: 298 peserta ikuti Kejurnas Tenis Piala Tugu Muda

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |