TNI AU kerahkan Hercules antar 12,5 ton beras untuk warga Yahukimo

2 weeks ago 5

Jakarta (ANTARA) - TNI AU mengerahkan pesawat angkut Hercules C-130J untuk mengangkut beras seberat 12,5 ton untuk warga di Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat.

Dalam siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, dijelaskan alasan TNI AU mengerahkan pesawat angkut tersebut karena saat ini wilayah Papua sedang dilanda kekeringan yang membuat air di sungai semakin turun.

"Dukungan angkutan udara menjadi alternatif distribusi karena jalur perairan Timika-Dekai sebagai jalur pendistribusian bantuan belum dapat beroperasi optimal akibat penurunan debit sungai," seperti dikutip siaran pers resmi itu.

Mendapatkan laporan tersebut, Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono langsung memerintahkan jajarannya untuk mengerahkan pesawat Hercules untuk mengantarkan beras dari Pemerintah Kabupaten Yahukimo itu.

"Pengiriman dilakukan dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Bandara Nop Goliat Yahukimo," seperti dijelaskan siaran pers tersebut.

Dalam siaran Pers yang sama, Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Kolonel Pnb Taufik Andriadi selaku pihak yang diperintahkan untuk mengerahkan Hercules mengatakan upaya ini dilakukan demi memastikan bantuan pangan dari pemerintah sampai kepada masyarakat secara cepat dan aman.

Dia memastikan akan selalu mempersiapkan jajarannya jika ke depan kembali dibutuhkan untuk mendistribusikan bantuan di wilayah Papua Pegunungan.

"Dukungan melalui jalur udara diharapkan membantu menjaga ketersediaan pangan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya Yahukimo, selama jalur perairan belum kembali berfungsi optimal," kata dia.

Baca juga: TNI AU kirim 2 ton bantuan dengan Boeing 737 ke NTT

Baca juga: Kapolda Kalsel gandeng TNI AL dan AU datangkan cairan inovasi karhutla

Pewarta: Walda Marison
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |