Tavares keluhkan cuaca panas dan angin kencang lawan Bhayangkara 

2 weeks ago 20

Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengeluhkan cuaca yang panas dan angin kencang saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pertama BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim yang berakhir imbang 1-1.

"Pertandingan tadi cukup sulit, cuaca panas, angin kencang sehingga pasing pemain banyak gagal," katanya saat memberikan keterangan usai laga, di Bandarlampung, Sabtu.

Menurutnya, pertandingan pertama memang tidak mudah, ditambah dengan faktor cuaca yang membuat permainan anak asuhnya kurang maksimal meskipun mampu memberikan perlawanan sengit terhadap tuan rumah.

"Bhayangkara merupakan tim kuat, tahun lalu saja kalau tidak salah hanya Persib yang mampu menang, memang tidak mudah main di sini tapi kami mampu menciptakan gol pertama dan seharusnya bisa menang," katanya.

Baca juga: Oscar Bruzon minta Bhayangkara FC waspadai Persebaya Surabaya

Sementara itu, pemain Persebaya Rachmat Irianto mengakui bahwa pertandingan awal memang selalu sulit bagi semua tim termasuk timnya.

"Tentu ini, pertandingan sulit, laga pertama selalu sulit, hasil ini kami kecewa karena tidak maksimal," kata dia.

Pertandingan Bhayangkara Presisi Lampung FC melawan Persebaya Surabaya berakhir imbang 1-1 di mana tim tamu berhasil mencetak gol terlebih dahulu melalui kaki Yann Mabella. Kemudian tuan rumah Bhayangkara mampu membalas kedudukan 1-1 melalui tandukan Allanonpada pada menit 59.

Hasil imbang ini menempatkan kedua tim pada posisi ke-6 klasemen sementara Super League 2026/2027.

Baca juga: Persebaya Surabaya antisipasi cuaca panas kontra Bhayangkara FC

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |