SPSL tekankan transformasi pelabuhan wujudkan efisiensi logistik

3 months ago 14

Jakarta (ANTARA) - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), mendorong transformasi pelabuhan menjadi intermodal transport yang berorientasi pada integrasi rantai pasok guna mewujudkan efisiensi logistik domestik.

Direktur Utama SPSL Joko Noerhudha dalam pernyataan di Jakarta, Senin mengatakan hal itu diperlukan mengingat pelabuhan memegang peranan penting dalam rantai pasok terutama di Indonesia yang 90 persen ekspor dan impor melalui laut.

"Transformasi bidang transportasi dan distribusi nasional harus berorientasi pada efisiensi dan integrasi. SPSL berperan memperkuat konektivitas pelabuhan dengan kawasan industri dan hinterland melalui digitalisasi dan standardisasi layanan. Tujuannya adalah menghadirkan sistem transportasi dan distribusi yang andal, efisien, dan berdaya saing global,” kata dia.

Disampaikannya, sebagai bagian dari perusahaan negara yang memegang peran strategis dalam mendorong efisiensi proses transportasi dan distribusi nasional, pihaknya melakukan inisiatif integrasi antara pelabuhan dengan kawasan industri dalam rangka menciptakan ekosistem yang berdampak pada efisiensi biaya pengiriman.

Pihaknya juga mengadopsi penerapan teknologi untuk mendukung pelayanan logistik dalam negeri.

Langkah-langkah itu menurut dia, memperkuat transparansi dan efektivitas rantai pasok nasional, sekaligus menjadi bagian dari komitmen dalam menghadirkan solusi transportasi dan distribusi terintegrasi.

Lebih lanjut, ia pula menekankan pentingnya kolaborasi antara pelabuhan, pelaku transportasi dan distribusi, serta industri untuk membangun ekosistem rantai pasok yang terkoneksi dan adaptif terhadap tantangan global.

Adapun pada 7 Oktober, pihaknya berpartisipasi dalam The 4th Seminar on Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 yang diselenggarakan oleh Supply Chain Indonesia (SCI) di Jakarta.

CEO Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi menjelaskan bahwa forum tahunan itu bertujuan memberikan tinjauan menyeluruh terhadap kondisi ekonomi nasional, sekaligus mengulas tantangan dan peluang di tengah dinamika global.

Berdasarkan SCI, sektor transportasi dan pergudangan diproyeksikan akan memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar Rp1.500,28 triliun hingga akhir tahun 2025, dan meningkat menjadi Rp1.703,21 triliun pada 2026, tumbuh masing-masing sebesar 9,03 persen dan 9,31 persen.

Baca juga: Pelindo transformasi pelabuhan nonpetikemas perkuat logistik nasional

Baca juga: TPS dukung transformasi hijau pelabuhan lewat elektrifikasi alat

Baca juga: Transformasi Pelindo bangkitkan ekonomi KTI melalui MNP

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |