Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) memprediksi arus kendaraan bermotor di ruas Tol Pandaan-Malang meningkat 18,40 persen selama masa Lebaran 2026 dibanding kondisi normal.
Direktur Utama PT JPM M Taufik Akbar di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis, menyampaikan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, puncak arus silahturahmi pada 22 Maret 2026, dan puncak arus balik pada 29 Maret 2026.
"Kendaraan yang melewati Jalan Tol ruas Pandaan-Malang mencapai 1.467.538 kendaraan atau naik 18,40 persen dari kondisi normal sejumlah 1.239.464 kendaraan," kata Taufik.
Apabila dibandingkan dengan arus mudik hingga arus balik pada Lebaran 2025, angka yang ada pada momen 2026 ini meningkat sebesar 1,49 persen.
Pada Lebaran 2025, sebanyak 1.445.925 kendaraan tercatat melintasi ruas Tol Pandaan-Malang.
PT Jasamarga Pandaan Malang telah melakukan persiapan untuk mengoptimalkan pelayanan kepada setiap pengguna layanan jalan tol Pandaan-Malang, khususnya langkah menghadapi cuaca ekstrem.
Atensi khusus terhadap perkembangan cuaca selaras dengan arahan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi selaku koordinator penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.
Selain itu, pihaknya juga fokus melaksanakan instruksi Menteri Perhubungan dalam rangka percepatan penyampaian informasi perkembangan lalu lintas di titik rawan kepadatan kepada pelaku perjalanan.
PT JPM telah mempersiapkan strategi layanan operasional yang menjadi fokus utama, diantaranya penambahan petugas siaga, penambahan rambu dan skenario tindakan apabila terjadi kendala di jalur mudik, serta pemasangan sarana pendukung layanan lalu lintas untuk meningkatkan keselamatan pengendara.
Selanjutnya, memastikan agar jalan tol selalu dalam kondisi prima dan telah disiapkan tim siaga lapangan, seperti tim patching, tim ruang milik jalan (rumija) dan drainase, tim siaga banjir dan longsor, serta peralatan dan material pendukung lainnya.
Kemudian kesiapan fasilitas umum yang ada di rest area juga dilakukan penambahan jumlah personil kebersihan, keamanan, dan personil pengatur lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan.
"Seluruh upaya tersebut diterapkan sebagai langkah mewujudkan tagline 'Nyaman Bersama' bagi seluruh masyarakat," ucapnya.
PT JPM memastikan kecukupan perbekalan, saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman.
Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga Grup di nomor 133 dan aplikasi Travoy 4.6.
Baca juga: Jasa Marga mulai berlakukan tarif ruas tol Singosari - Pakis Jatim
Baca juga: JPM : Penerapan tarif tol Pandaan-Malang tunggu pemerintah pusat
Baca juga: Jasamarga naikkan tarif tol Pandaan-Malang mulai 18 Juni
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































