Polda PBD ajukan tambahan kapal awasi bom ikan di Raja Ampat

3 weeks ago 32

Sorong (ANTARA) - Kepolisian Daerah Papua Barat Daya mengajukan penambahan kapal polisi perairan dan personel untuk memperkuat pengawasan serta penegakan hukum terhadap praktik bom ikan di perairan Raja Ampat.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Audie S. Latuheru saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Raja Ampat, Sabtu, mengatakan penambahan sarana dan personel diperlukan mengingat luasnya wilayah perairan daerah kepulauan tersebut.

"Kita ingin meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus memperkuat keamanan di wilayah kepulauan dengan cakupan perairan yang luas," katanya.

Menurut Audie, pihaknya telah mengajukan penambahan kapal polisi perairan beserta personel dari pusat untuk mendukung pengawasan laut Raja Ampat.

Penambahan armada dan personel tersebut diperlukan untuk mengoptimalkan pengawasan berbagai aktivitas di perairan, termasuk mencegah tindak pidana perikanan.

Salah satu yang menjadi perhatian kepolisian adalah praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau bom ikan karena melanggar hukum dan merusak ekosistem laut.

"Kita akan maksimalkan sarana dan prasarana untuk penegakan hukum di perairan. Mudah-mudahan nanti kita bisa lakukan lebih maksimal, terutama terhadap para pelaku bom ikan yang merusak ekosistem laut," katanya.

Audie mengatakan karakteristik wilayah Raja Ampat perlu dipahami untuk menentukan langkah pengamanan sekaligus meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Ia juga menekankan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian dengan menempatkan kepuasan masyarakat sebagai salah satu indikator penilaian kinerja personel.

Menurut dia, Polri menerapkan pendekatan "Customer Centric Review", yakni penilaian kinerja anggota yang tidak hanya berdasarkan penilaian pimpinan, tetapi juga kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

"Penilaian dari masyarakat. Bukan lagi mengejar bagaimana penilaian dari komandan, tetapi penilaian dari masyarakat. Itu yang sekarang kita lakukan," ujarnya.

Kapolda juga mendorong sinergi kepolisian dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan elemen masyarakat untuk menjaga keamanan sekaligus melindungi kekayaan laut Raja Ampat dari aktivitas ilegal.

Baca juga: Bahlil tegaskan tambang yang beroperasi di Raja Ampat hanya GAG Nikel

Baca juga: Pelatihan kakao perkuat kapasitas petani dan koperasi di Raja Ampat

Baca juga: Bupati Raja Ampat: Kota wisata jadi solusi tingkatkan ekonomi daerah

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |