Pesan Menpora bagi kontingen ASEAN Para Games 2025: Jangan gentar

4 weeks ago 15

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan pesan bagi Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games 2025 di Thailand agar jangan gentar berkompetisi melawan tuan rumah Thailand maupun negara lain.

"Jangan ketika melihat tuan rumah atau Vietnam, atau negara yang lain kita langsung gentar," kata Erick Thohir saat mengukuhkan sekaligus melepas Kontingen Indonesia untuk ASEAN Para Games ke-13 2025 sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Pada ASEAN Para Games tahun ini yang bergulir pada 20-26 Januari, Indonesia berkekuatan 290 atlet yang turun di 18 cabang olahraga. Kontingen Merah Putih memasang target menghuni peringkat tiga besar dengan perolehan 82 medali emas, 77 perak, dan 77 perunggu.

Menpora mengatakan bahwa para atlet merupakan pejuang bangsa Indonesia karena olahraga merupakan duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan bangsa, sebagaimana yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

Oleh sebab itu, Menpora merasa terhormat dapat hadir langsung didampingi Wakil Menteri Taufik Hidayat beserta jajaran untuk mengukuhkan dan melepas kontingen di Surakarta, Jawa Tengah, untuk berjuang mengharumkan nama bangsa di panggung internasional.

Dia mengatakan bahwa para atlet yang akan berjuang di Thailand tentu memiliki mimpi-mimpi yang ingin diwujudkan. Dalam keseharian, kata dia, para atlet juga berjuang keras dan fokus untuk menggapai mimpi.

Baca juga: Pemerintah rapatkan persiapan Asian Games 2026 besok

Oleh sebab itu, Menpora meyakini Kontingen Indonesia bisa kembali meraih prestasi terbaik di Thailand dengan segala tantangan yang harus dilalui dalam kompetisi.

"Saya yakin dengan jerih payah dan mimpi yang tadi saya sampaikan, dengan keseharian yang kalian serius lakukan, kita bisa. Kita bisa. Kita bisa," katanya.

Menpora menyebutkan tantangan besar yang akan dihadapi yaitu bersaing dengan atlet tuan rumah Thailand maupun dari Vietnam. Namun, dia meyakini bahwa para atlet bisa meraih hasil terbaik.

"Pasti kalian akan meraih sebaik-baiknya. Apakah ranking tiga atau ranking dua, kita harus memberikan yang terbaik, kita coba dahulu," katanya.

Adapun pada tiga edisi ASEAN Para Games sebelumnya Indonesia selalu berhasil keluar sebagai juara umum pesta olahraga untuk penyandang disabilitas terbesar se-Asia Tenggara ini.

Baca juga: Pemerintah rencanakan dana pensiun untuk atlet dan pelatih

Baca juga: Atlet perlu literasi finansial

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |