Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mengajak generasi muda untuk meneladani semangat para pejuang dengan cara mengisi kemerdekaan dengan kerja keras dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
"Sekarang generasi muda tinggal mengisi kemerdekaan yang telah dicapai oleh para pejuang kita terdahulu, dengan kerja keras, bekerja maksimal, agar negeri kita bisa menjadi negeri yang maju," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin setelah memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 di Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang menekankan perjuangan pemuda masa kini bukan lagi dengan bambu runcing.
Pemuda dapat meneruskan semangat berjuang para pendahulu dengan semangat kerja keras, inovasi, dan kolaborasi untuk membawa Indonesia menjadi negara yang maju dan berdaya saing di tengah arus globalisasi.
"Jadi, pemuda harus meneruskan agar Indonesia bisa bersaing di tengah-tengah dunia global seperti sekarang ini," ucap Munjirin.
Dia juga mengapresiasi antusiasme Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jaktim dan tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) saat mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.
"Alhamdulillah, telah selesai kita melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk tahun 2025 ini. Walaupun ada gerimis dikit-dikit, tapi berjalan khidmat dan semuanya berjalan sesuai dengan rencana, Alhamdulillah," ujar Munjirin.
Baca juga: Tokoh muda inspiratif Indonesia di Hari Sumpah Pemuda 2025
Dia pun berharap agar generasi muda dapat terus bekerja keras demi mengenang jasa para pahlawan dan bangkit membangun semangat untuk kemajuan Indonesia.
"Generasi muda harus terus berani bahu-membahu membangun Jakarta yang lebih baik, untuk menciptakan Jakarta sekaligus negeri ini yang lebih aman, tentram, dan damai," tutur Munjirin.
Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meluncurkan logo peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 tahun 2025 dengan tema "Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu".
Bentuk utama logo tersebut menyerupai cincin yang dirangkai dengan sembilan bagian besi berpola khusus yang berwarna merah dan terdapat cahaya di bagian tengahnya.
Berdasarkan keterangan Kemenpora di Jakarta, Selasa, logo tersebut secara keseluruhan merupakan metafora bangsa, yakni ditempa oleh waktu, diputar oleh sejarah, namun selalu menghasilkan cahaya.
Baca juga: Kemenpora luncurkan logo HSP 2025 yang mengandung enam makna
Baca juga: Inilah 11 tokoh penting di balik lahirnya Hari Sumpah Pemuda 1928
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































