Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mengimbau pemilik rumah kontrakan untuk ikut bertanggung jawab dalam menyediakan sanitasi yang layak bagi penghuninya.
“Hal yang perlu kita perhatikan adalah komitmen ini harus diwujudkan dengan rencana aksi. Sehingga rencana aksi ini kita lakukan nanti bersinergi dengan berbagai unsur,” kata Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah saat meninjau lokasi pembangunan toilet komunal di RT 07/RW 12 Tomang, Jumat.
Hingga kini, lanjut dia, masih ditemukan warga di RW 12 dan RW 13 Kelurahan Tomang yang menggunakan tangki septik terbuka.
Menurutnya, kondisi tersebut berisiko terhadap kesehatan masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dengan banyak hunian kontrakan.
“Jadi tentunya yang memiliki kontrakan kita berharap juga ada sumbangsih dan ada partisipasi untuk menyiapkan septic tank buat penghuni kontrakannya,” ujarnya.
Iin menilai, sanitasi yang tidak layak dapat berdampak pada berbagai persoalan kesehatan, mulai dari penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) hingga stunting.
Baca juga: Kejar target 100 persen ODF, Jakbar bangun toilet komunal di Tomang
Baca juga: Jakbar rampungkan pembangunan tangki septik bagi warga Jelambar
“Sehingga jika kita lakukan secara bersama-sama, kesehatan dan target yang kita harapkan dapat cepat tercapai,” imbuhnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) bakal membangun toilet komunal di lingkungan RW 12 dan 13 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































