Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Pelita Jaya Basketball Jakarta berhasil menundukkan tim tuan rumah Dewa United Banten dengan skor akhir 98-82 dalam laga perdana mereka di Indonesian Basketball League (IBL) 2026 yang berlangsung di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Sabtu malam.
Awal musim IBL tahun ini menjadi momen balas dendam Pelita Jaya atas kekalahan mereka di Final IBL 2025 dan tim asuhan David Singleton tersebut sukses menaklukkan Dewa United di depan para pendukungnya.
Selama pertandingan, Amorie Archibald tampil solid dengan menorehkan 25 poin, lima rebound, dan sembilan assist untuk kemenangan perdana Pelita Jaya.
Agassi Goantara turut ikut menyumbangkan 19 poin dan lima rebound. Darious Moten dan Jeff Withey masing-masing menghasilkan 15 poin dan Withey melengkapi penampilannya dengan 12 rebound. Sementara itu Moten juga menyumbang tujuh rebound dan tujuh assist.
Atas kemenangan tersebut, Pelita Jaya memperpanjang rekor tak pernah kalah di Dewa United Arena sejak diberlakukan sistem home and away.
Sedangkan Dewa United mendapatkan gambaran yang jelas bahwa tidak mudah menaklukkan Pelita Jaya bila tidak tampil sempurna. Dari sisi field goals, Dewa United pun masih kalah dari Pelita Jaya dengan 44 persen.
Sedangkan Pelita Jaya mampu mencetak 53 persen field goals dengan kontribusi poin terbanyak dari dua angka.
Bermain tanpa Jordan Adams yang masih dalam tahap penyembuhan cedera punggung, Dewa United dipimpin oleh DJ Cooper yang mencetak 20 poin. Diikuti Joshua Ibarra 19 poin dan 11 rebound, Rio Disi 17 poin, dan Erick Ibrahim Junior 11 poin.
Selanjutnya, Dewa United akan berhadapan dengan Satya Wacana Salatiga dalam menjalani laga IBL 2025 pada Minggu (11/1).
Baca juga: Tangerang Hawks awali IBL 2026 dengan tundukkan Satya Wacana 85-59
Baca juga: Roster Rajawali Medan untuk IBL 2026
Baca juga: Roster Satya Wacana Salatiga untuk IBL 2026
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































