Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menugaskan Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) untuk melakukan pekerjaan penguatan struktur bawah jembatan Enang-enang Kabupaten Bener Meriah, Aceh demi keselamatan warga yang melintas.
"Nanti PT PP akan mengerjakan perkuatan itu dengan penanganan yang lebih baik," kata Dody Hanggodo, di Bener Meriah, Rabu.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Dody usai meninjau kondisi jembatan Enang-enang. Berdasarkan hasil peninjauan, pondasi jembatan dari arah Bireuen menuju Bener Meriah itu mengalami kemiringan dan saat ini masih ditopang oleh tiga besi penyangga sementara.
Untuk meningkatkan faktor keamanan, Menteri Dody menyampaikan telah menginstruksikan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Direktorat Jembatan agar segera memperkuat struktur bawah jembatan.
Sedangkan pekerjaan tersebut akan dilaksanakan oleh PT PP dengan metode perkuatan yang lebih permanen dibandingkan penyangga sementara yang saat ini telah terpasang.
"Saya sudah berbicara dengan Kepala Balai dan Direktur Jembatan. Perkuatan di bawah jembatan akan kita buat lebih kuat lagi. Yang ada sekarang sifatnya masih sementara," ujarnya.
Disisi lain, Menteri Dody juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bergotong royong melakukan perbaikan sementara sehingga akses masyarakat dapat kembali terbuka.
Menurutnya, inisiatif masyarakat tersebut merupakan bentuk kepedulian yang patut dihargai, tetapi pemerintah berkewajiban memastikan jembatan memenuhi aspek keselamatan sesuai standar teknis.
"Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Syahrial (tokoh masyarakat). Kita dari pemerintah pusat sudah dibantu. Memang dari sisi teknis sebenarnya jembatan ini sudah tidak mungkin untuk dipakai. Tapi karena Pak Syahrial bersama masyarakat bergotong royong memperbaikinya, tugas kita kemudian memberikan dukungan maksimal," katanya.
Meski demikian, Menteri Dody menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Karena itu meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan pengawasan rutin terhadap kondisi jembatan, terutama mengingat derasnya arus sungai yang berpotensi menggerus abutmen dan pondasi apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
"Saya minta PPK melakukan kontrol rutin. Kalau sewaktu-waktu dinilai membahayakan masyarakat, penggunaan jembatan harus dihentikan sementara sampai kondisi kembali aman. Perbaikan akan terus dilakukan dari bawah sehingga masyarakat tetap bisa melintas dengan aman selama memungkinkan," tegas Menteri Dody.
Sebagai informasi, selama masa penanganan, jembatan Enang-enang tetap difungsikan secara terbatas hanya untuk kendaraan roda dua dan kendaraan ringan penumpang. Kendaraan angkutan barang maupun kendaraan bertonase besar tetap dilarang melintas demi menjaga keamanan struktur jembatan.
Sebagai solusi, Kementerian PU juga akan mempercepat pembangunan jaringan konektivitas di kawasan tersebut melalui pelebaran Jalan Werlah beserta pembangunan dua jembatan baru yang saat ini menjadi jalur alternatif.
Selain itu, juga direncanakan pembangunan jalur shortcut yang nantinya dapat menampung kendaraan logistik hingga kapasitas sekitar 30 ton.
Baca juga: Menteri PU perkuat jembatan Enang-enang Aceh yang diperbaiki swadaya
Baca juga: KemenPU tegaskan pembangunan jembatan di Bener Meriah tetap berlanjut
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































