Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan bahwa ajang Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Jakarta merupakan momentum bagi atlet-atlet Indonesia dan negara-negara lain untuk saling belajar agar olahraga tinju Asia semakin kuat.
"Kejuaraan ini lebih dari sekadar sebuah kompetisi. Ini adalah kesempatan untuk saling belajar satu sama lain, saling bertukar pengalaman, dan meningkatkan standar olahraga tinju di seluruh Asia," kata Erick Thohir dalam acara pembukaan Asian Boxing U19 dan U23 2026 di Bakset Hall, Senayan, Jakarta, Minggu.
Ia menjelaskan, Indonesia mendapatkan kehormatan besar menyambut 48 delegasi dari 20-an negara Asia dalam kejuaraan tinju kelompok usia untuk putra dan putri yang berlangsung selama 5-16 Juli. Pihaknya merasa gembira dapat menjamu tim tamu, bukan hanya sebagai kompetitor tetapi juga sebagai saudara yang memiliki hasrat yang sama terhadap olahraga serta komitmen yang sama untuk mempererat persahabatan dan solidaritas di seluruh Asia.
Menpora mengatakan bahwa ajang tersebut menjadi momentum bagi para atlet untuk saling belajar dan meningkatkan kemampuan mereka agar ke depan bisa mewakili Asia ke level dunia.
"Dengan saling menantang dan bersaing satu sama lain, maka olahraga tinju akan menjadi lebih kuat bersama-sama sebagai Asia," katanya.
Baca juga: Asian Boxing Championship jadi sarana membina atlet
Menpora menjelaskan bahwa Asia telah melahirkan banyak atlet berprestasi dan pencapaian olahraga yang luar biasa. Oleh sebab itu, semua pihak terkait harus bersama-sama terus membidik target yang lebih tinggi.
"Kita ingin melihat lebih banyak lagi atlet Asia berdiri di podium Olimpiade dan memenangkan medali emas di ajang Olimpiade," katanya.
Menpora mendorong berbagai pemangku olahraga tinju di Asia terus memperkuat ekosistem olahraga melalui kompetisi yang berkualitas, saling mendukung, dan kolaborasi yang lebih besar.
"Kita telah menyaksikan kemajuan yang luar biasa dalam olahraga Asia selama bertahun-tahun. Namun, kita tahu bahwa masih banyak hal yang harus kita capai," katanya.
Turut hadir dalam acara itu Presiden Asian Boxing Pichai Chunhavajira, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) Ray Zulham Farras Nugraha beserta jajaran sebagai tuan rumah penyelenggara, para atlet dan ofisial dari berbagai negara peserta.
Baca juga: Asian Boxing diharapkan munculkan petinju potensial Indonesia
Baca juga: Sejumlah petinju harus mulai dari penyisihan Asian Boxing Championship
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































