Menpar: Integrasi Pokdarwis dan koperasi jadi penggerak ekonomi desa

1 day ago 7

Tanjungpandan (ANTARA) - ‎Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berpendapat integrasi antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan koperasi menjadi motor penggerak ekonomi di desa wisata agar berjalan secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan.

‎"Integrasi Pokdarwis dengan koperasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata desa yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan desa sebagai motor penggerak ekonomi," katanya dalam kegiatan peluncuran Integrasi Pokdarwis Melalui Koperasi di Desa Wisata Keciput, Belitung, Minggu.

‎Menurut Menpar, langkah integrasi Pokdarwis melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen nyata guna merealisasikan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.

‎Menpar menilai, Belitung memiliki pondasi yang sangat kokoh untuk menjadi contoh terbaik nasional dalam implementasi kebijakan ini, berkat kekayaan alam, kreativitas masyarakat, serta kuatnya semangat gotong-royong.

‎Lebih lanjut, desa wisata yang menjadi program unggulan Kementerian Pariwisata dipandang sebagai garda terdepan dalam memperkenalkan keindahan alam, kekayaan budaya, hingga kearifan lokal Indonesia ke panggung internasional.

‎Ia menyebutkan, saat ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat telah memiliki 99 desa wisata, di mana 26 desa wisata di antaranya berada di Belitung.

‎Sejumlah desa wisata telah mengukir prestasi gemilang dalam ajang pengembangan desa wisata di tingkat nasional.

‎Beberapa di antaranya adalah Desa Wisata Keciput yang berhasil meraih Juara III Kategori Desa Wisata Maju pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2024.

‎Selain itu, Desa Wisata Tanjung Binga juga sukses menyabet Juara Harapan I Kategori Desa Wisata Berbasis Alam pada Wonderful Indonesia Tourism Awards 2025, serta Desa Wisata Kreatif Terong yang meraih Juara Harapan Kategori Desa Wisata Maju pada ADWI Tahun 2023.

‎Meskipun Pokdarwis selama ini telah menjadi ujung tombak pergerakan aktivitas kepariwisataan di tingkat desa, Menpar menggarisbawahi pentingnya pengelolaan manfaat ekonomi yang lebih optimal dan terstruktur bagi masyarakat setempat.

‎"Di sinilah koperasi hadir sebagai wadah yang memperkuat usaha masyarakat, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas usaha, serta memastikan nilai tambah pariwisata kembali kepada masyarakat," ujarnya.

‎Menpar berharap, sinergi kelembagaan tersebut mampu memberikan pijakan hukum yang kokoh, sekaligus menandai babak baru bagi lahirnya desa-desa wisata yang kuat secara kelembagaan, sejahtera masyarakatnya, dan berdaya saing tinggi di tingkat dunia.

‎"Melalui keterpaduan ini, berbagai lini usaha desa wisata mulai dari tata kelola paket wisata, homestay, kuliner, suvenir, jasa pemandu wisata, hingga produk ekonomi kreatif dapat dikelola secara mandiri oleh masyarakat melalui payung hukum koperasi," katanya.

Baca juga: Menkop: Transformasi Pokdarwis jadi koperasi tingkatkan kesejahteraan

Baca juga: Kelompok sadar wisata di Tulungagung konservasi penyu secara mandiri

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |