Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berkomitmen untuk menciptakan stabilitas keamanan di kawasan.
Hal tersebut dilakukan Sjafrie dengan menghadiri Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN ke-19 (ADMM) di Malaysia, Jumat.
Dalam keterangan Sjafrie di akun Instagram resminya, dia mengatakan forum strategis ini dapat memperkuat solidaritas antar negara di kawasan, membangun kepercayaan, dan merumuskan langkah kolektif menghadapi tantangan keamanan regional.
Hal ini selaras dengan sikap Indonesia yang tegas terhadap komitmen menciptakan stabilitas dan kemandirian pertahanan kawasan.
"Sejalan dengan prinsip total defense dan visi persatuan ASEAN untuk keamanan dan kemakmuran," ujar Sjfrie dalam unggahan akun instagramnya.
Dengan kehadirannya di forum tersebut, Sjafrie berharap komunitas negara Asean dapat saling berkolaborasi di bidang pertahanan untuk menciptakan stabilitas keamanan antar negara.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin menyebutkan ancaman digital di era saat ini sama berbahayanya dengan konflik yang terjadi di wilayah maritim.
“ Ancaman terhadap jaringan dan sistem kita mungkin tidak terlihat, tetapi dampaknya bisa sama seriusnya dengan ancaman terhadap zona maritim kita,” ujar Khaled.
Oleh karena itu, dia menilai ADMM harus melampaui kerja sama militer tradisional dan mengedepankan pendekatan keamanan multidimensi.
“Perdamaian di laut, di ranah digital, dan di dunia maya bukan hanya kepentingan ASEAN, ini adalah tanggung jawab global,” tegasnya.
Baca juga: Kementerian Pertahanan RI pererat hubungan militer dengan Australia
Baca juga: Menhan RI terima CDS India, bahas kerja sama pertahanan hingga militer
Pewarta: Walda Marison
Editor: Budi Suyanto
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































