Palembang (ANTARA) - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendorong Museum A.K. Gani di Palembang, Sumatera Selatan, terus dikembangkan sebagai sarana edukasi sejarah bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Menbud Fadli Zon saat mengunjungi Museum A.K. Gani di Palembang, Jumat, untuk melihat langsung kondisi museum yang sebelumnya mendapat dukungan revitalisasi dari Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).
Menurutnya, Museum A.K. Gani memiliki koleksi dan informasi yang penting untuk mengenalkan perjalanan sejarah bangsa, khususnya mengenai sosok Adnan Kapau Gani atau A.K. Gani yang merupakan salah satu tokoh perjuangan dan pahlawan nasional asal Sumatera Selatan.
Baca juga: Museum milik rakyat di Sumsel mendapat bantuan penataan
"Ini sangat informatif, edukatif. Saya kira masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan harus datang ke sini untuk belajar sejarah," kata Fadli Zon.
Ia menjelaskan A.K. Gani merupakan sosok yang memiliki banyak peran dalam perjalanan bangsa Indonesia. Selain dikenal sebagai dokter yang turut merawat para pejuang, A.K. Gani juga terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, pemerintahan, diplomasi, dan berbagai kegiatan kebangsaan.
A.K. Gani juga dikenal sebagai sosok multitalenta yang menguasai sejumlah bahasa. Pengalaman dan kiprahnya tersebut, kata Fadli, menjadi bagian penting dari sejarah yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
"Kita harus ingat bahwa apa yang kita capai sekarang ini tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu. Jangan sampai kita melupakan tokoh-tokoh sejarah dan nilai-nilai keteladanan mereka," ucap Fadli Zon.
Baca juga: Museum pahlawan nasional A.K Gani pameran bersama di Palembang
Kementerian Kebudayaan terbuka untuk memberikan dukungan lanjutan terhadap pengembangan Museum A.K. Gani, terutama untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan serta meningkatkan daya tarik museum.
Salah satu gagasan yang dapat dikembangkan ialah menghadirkan ruang imersif atau teknologi digital, sehingga penyajian sejarah di dalam museum menjadi lebih menarik dan interaktif bagi pengunjung.
Menbud Fadli Zon berharap museum tidak hanya menjadi tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kebudayaan dan pendidikan yang menumbuhkan rasa patriotisme, nasionalisme, serta kecintaan terhadap Tanah Air.
Baca juga: Menbud harap perguruan tinggi bangun museum ruang edukasi pelestarian
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































