Mahasiswa KKN UNG kenalkan silase pakan komplit kembangkan ternak sapi

2 weeks ago 146

Gorontalo (ANTARA) - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengenalkan silase, pakan komplit kepada masyarakat Desa Batuloreng, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo untuk mengembangkan ternak sapi skala rumah tangga.

Dosen pembimbing lapangan (DPL), Dr Srisukmawati Zainudin di Kabupaten Gorontalo, Rabu, mengatakan program ini diarahkan untuk ketahanan pangan keluarga, melalui pemberdayaan masyarakat di desa tersebut.

"Mahasiswa peserta KKN mengedukasi kelompok petani jagung dan peternak sapi, untuk membuat silase," katanya.

Baca juga: Peternak Banyuwangi dilatih bikin silase untuk ketersediaan pakan

Silase adalah pakan komplit berbahan utama jerami jagung, yang juga menjadi salah satu alternatif dalam penyediaan dan pengawetan pakan ternak.

Pemanfaatan silase untuk membantu menjaga ketersediaan pakan, terutama ketika ketersediaan pakan segar atau hijauan terbatas.

Bahan tersebut diproses dan dicampurkan dengan bahan-bahan lain yang diperlukan, dengan takaran dan komposisi yang telah ditentukan.

"Proses pembuatan dilakukan secara langsung agar peserta atau masyarakat, tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga melihat dan mempraktikkan proses pengolahan pakan," kata Srisukmawati.

Silase yang telah dibuat selanjutnya akan melalui proses penyimpanan atau fermentasi sebelum dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Hasil silase direncanakan dibuka dan digunakan sebagai pakan ternak sapi pada 16 September 2026, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Mahasiswa KKN mengajak masyarakat setempat untuk mengembangkan ternak sapi skala rumah tangga melalui pemanfaatan potensi pertanian, untuk mendukung kebutuhan pakan ternak.

Baca juga: Pakar: Hay dan silase jadi solusi pakan ternak hadapi El Nino

Baca juga: Pangdam V Brawijaya lepas ekspor jagung silase ke Korea Selatan

Kepala Desa Batuloreng, Kecamatan Bongomeme Awin K Poiyo mengatakan keberadaan mahasiswa KKN sangat membantu masyarakat.

"Edukasi melalui program peternakan skala rumah tangga dan pembuatan pakan ternak memanfaatkan potensi pertanian di desa, diyakini akan berdampak untuk perekonomian masyarakat dan desa ini," kata Awin.

Ia berharap masyarakat dapat mengembangkan program tersebut, sehingga menjadi aktivitas yang dapat menghasilkan uang atau menumbuhkan ekonomi Desa Batuloreng.

"Saya secara pribadi dan pemerintah mengucapkan terima kasih kepada pihak UNG, khususnya Dekan Fakultas Pertanian UNG Muhammad Mukhtar, para dosen pembimbing, serta mahasiswa peserta KKN. Kegiatan ini berdampak positif dalam memajukan desa dan menyejahterakan masyarakat," katanya.

Pewarta: Susanti Sako
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |